UMK Lingga Ditetapkan Rp 2.590.116

0
807

LINGGA – DEWAN Pengupahan Kabupaten Lingga menetapkan nilai upah minimum Kabupaten Lingga, sebesar Rp 2.590.116. Penetapan ini berdasarkan rapat dewan pengupahan, bersama Organisasi Prrangkat Daerah (OPD) terkait di ruang pertemuan Hotel One Dabo Singkep, Senin (30/10).

”Berdasarkan hasil rapat bersama, draf UMK Lingga tahun 2018 ditetapkan sebesar Rp 2.590.116. Pembahasan UMK ini, berdasarkan acuan yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) No B.337/M.Naker/PIJSK/UoahX/2017,” kata Muzamil Ismail, Ketua Dewan Pengupahan Lingga usai rapat penentuan UMK Lingga.

Baca Juga :  Pemkab Akan Kelola HPL 27.600 Hektare

Ia menjelaskan, dalam surat edaran Kemenaker untuk UMK tahun 2018 ditentukan dengan besaran UMK tahun 2017 sebesar Rp 2.384. 583 dikali dengan tingkat inflasi dan Pendapatan Domestik Bruto (PBD) daerah terkait.

Untuk Kabupaten Lingga, berdasarkan tingkat inflasi ditentukan sebesar 3,72 persen dan PDB sebesar 8,71 persen.

”Hasil penetapan ini selanjutnya akan diberikan kepada Bupati Lingga. Selanjutnya, mengajukan kepada Gubernur Kepri untuk ditetapkan,” sebutnya

Terkait dengan adanya pihak perusahaan di Kabupaten Lingga yang tidak membayarkan upah kepada karyawannya sesuai UMK yang ditetapkan, Muzamil, menerangkan, aturan penetapan UMK oleh perusahaan tettuang dalam PP No 78 Tahun 2015.

Baca Juga :  Reztio Wakili Lingga ke Tingkat Nasional

Dalam PP tersebut menyebutkan, bila sebuah perusahaan tidak dapat membayar upah karyawan sesuai UMK, maka pihak perusahaan wajib membuat kesepakatan dengan serikat buruh terkait jumlah upah yang akan diberikan.

”Jika ada kesepakaran antara kedua belah pihak, maka penetapan uoah berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak,” imbuhnya.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here