UMK Natuna 2019 Diusulkan Rp 2,8 Juta

0
1199
Hussyaini

Natuna – Besarnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2019, sudah bisa kita hitung dari sekarang.

Tetkait hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, Hussyaini menuturkan, UMK Natuna di 2019 senilai Rp2,8 juta. Naik sekitar Rp 200 ribu bila dibandingkan tahun ini, senilai Rp 2,6 juta.

Terkait usulan penetapan UMK Natuna ini sudah dibahas bersama dewan pengupahan yang terdiri dari Gapensi, KADIN, Apindo, pengusaha hotel dan unsur akademisi dari STAI Natuna.

Ia menuturkan, penetapan upah minimum sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015).

Dituturkannya, mengacu pada aturan tersebut, maka UMK 2018 dikalikan dengan inflasi senilai 2,88 ditambah dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil Indonesia sebesar 5,15% di tahun 2018.

Jika angka ini benar, maka kenaikan upah minimum di Indonesia pada tahun 2019, 8,03 persen dari tahun ini.

Meski demikian, ia menuturkan usulan ini masih perlu dibahas kembali ditingkat Provinsi Kepri.

Ditambahkannya, rencananya Kamis depan seluruh Kadisnaker di kabupaten-kota di Kepri akan menghadiri rapat pembahasan penetapan UMK tersebut bersama Gubernur Kepri.

“Sesuai ketentuan UMK tersebut akan diberlakukan per Januari 2019 melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Natuna yang di setujui oleh Gubernur Kepri, Nurdin,” kata Hussyaini.

Dikatakannya, dengan UMK Natuna 2019 senilai Rp2.8 juta, diharapakan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, perhitungan UMK di Natuna tidak ada gejolak yang tinggi. Harapannya dapat berjalan lancar dan damai.

Terkait gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT), Guru Tidak Tetap (GTT) serta Honorer dilingkungan Pemda Natuna yang belum sesuai UMK, menurutnya itu erat kaitannya dengan kemampuan keuangan daerah.(hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here