UMRAH Buka Jurusan Teknik Perkapalan

0
1432
Salah satu galangan kapal yang ada di Kota Batam. f-dok/tanjungpinang pos

Libatkan Pihak Shipyard

Tahun ini Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) telah membuka jurusan Teknik Perkapalan di Fakultas Teknik (FT). Untuk itu akan melibatkan industri galangan kapal yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG – Sebagai kampus negeri yang berada diwilayah maritim, sudah seharusnya Fakultas Teknik UMRAH memiliki jurusan Teknik Perkapalan.

Sebab, luas lautan di Kepri lebih luas dari daratan yakni 96 persen dan sisanya 4 persen untuk daratan.

Selain itu, faktor lainnnya Provinsi Kepri yang terdiri dari pulau-pulau tentunya sarana transportasi laut menjadi sarana utama.

Dengan yang memiliki geografis berupa pulau, dan kebutuhan sarana transportasi laut untuk masyarakat turut menjadi alasan berdirinya Teknik Perkapalan.

Sehingga, diharapkan adanya anak daerah yang berkemampuan merancang kapal kedepannya.

Hal itu dibenarkan Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc, kepada Tanjungpinang Pos belum lama ini. Menurutnya, UMRAH adalah kampus yang berbasis kemaritiman.

Sehingga, berbagai upaya akan dilakukan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) kemaritiman yang handal di Kepri.

Mengenai Teknik Perkapalan, Prof. Dr. Syafsir Akhlus menegaskan, tentu akan melibatkan pihak industri galangan kapal yang ada.

Sehingga, akan lebih mudah dan terarah nantinya untuk soal ilmu pengetahuan terkait perkapalan.

”Kita pasti libatkan galangan kapal. Misal nanti, sekian SKS untuk materi tertentu akan diisi dari galangan kapal A, besok materi lain galangan kapal B,” sebut Prof. Dr. Syafsir.

Untuk kemaritiman, lanjut dia, UMRAH telah memiliki Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP).

Kini FIKP-UMRAH memiliki 4 jurusan yakni, Ilmu Kelautan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Teknologi Hasil Perikanan serta Budidaya Perairan.

Sesuai dengan visi UMRAH, yakni ”Menjadi Pusat Unggulan Riset dan Budaya Maritim yang Berdaya Saing Internasional”.

”Dimasa akan datang, UMRAH akan memposisikan pada porsi kemaritiman yang cukup besar. Kedepanya, kampus ini akan berbeda dengan yang lain. Porsi Kemaritiman akan kita kembangkan lagi,” terangnya.

Saat dikaitkan dengan kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Prof. Dr. Syafsir langsung menampakkan gregetnya untuk berbicara teknologi perkapalan di Indonesia.

Sebab, ITS menjadi salah satu kampus yang turut sumbangsih ilmu penelitian pengembangan kapal perang untuk TNI Angkatan Laut bersama PT PAL Surabaya. Namun tak menutup kemungkinan, jika ada pengajar dari kampus ITS tersebut.

Bahakan sebelumnya, ia sudah melakukan pertemuan dengan beberapa dosen perkapalan di ITS.

UMRAH dan ITS telah bermufakat untuk menjalin kerja sama, dan bentuk mufakat itu dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Minggu (22/4/2018) di Allium Hotel Batam sempena Pelantikan IKA Alumni ITS Kepri di Batam.

Pada kesempatan itu, MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UMRAH,Prof. Syafsir Akhlus dan Rektor ITS Prof. Joni Hermana.

Bentuk kerjasama masih seputar hal umu, sama seperti kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya yakni di Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here