UMRAH Diajak Gali Potensi Maritim

0
115
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat membuka pertemuan Akademik dan Forum Komunitas Bidang Ilmu Seminar Nasional di Auditorium Kampus UMRAH di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (23/10). F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Buka Pertemuan Akademik dan Forum Komunitas Bidang Ilmu

Provinsi Kepri merupakan daerah maritim. Namun masih banyak potensi yang ada belum tergarap dengan maksimal. Perguruan tinggi di Kepri pun diajak untuk menggali potensi tersebut. Salah satunya Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

DOMPAK – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak para akademisi dan mahasiswa di jajaran perguruan tinggi untuk dapat berperan aktif dalam mencapai salah satu tujuan Indonesia untuk kembali meraih kedaulatan di bidang kemaritiman.

Hal itu disampaikan gubernur Saat membuka pertemuan Akademik dan Forum Komunitas Bidang Ilmu Seminar Nasional di Auditorium Kampus UMRAH di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (23/10).

”Tujuan itu harus dijawab dengan semangat mengambil peluang dan celah yang ada serta mampu menerjemahkan tantangan dengan baik dan tepat sasaran,” kata Nurdin.

Selain itu, menurut Nurdin, menjaga Kedaulatan Kemaritiman bukanlah perkara yang mudah. Keberadaan Indonesia diantara negara-negara lain yang salah satunya menjadi persilangan perdagangan dunia memiliki beragam dampak yang positif, tentu terdapat dampak negatif yang mengiringi.

”Daerah pesisir menjadi fokus kita untuk dijaga, serta masyarakat secara umum agar tidak mudah goyah dalam masuknya era modernisasi ini,” lanjut Nurdin.

Ke depan, ditambahkan Nurdin, selain dari segi pemikiran dan pemantapan sumber daya manusia, masih ada satu tantangan lain ke depan terkait kedaulatan kemaritiman yakni tentang regulasi.

”Regulasi itu penting sebagai arah dalam menjalankan tujuan dengan baik, saat ini kami terus menggesa ke pusat agar progres UU Daerah Kepulauan teralisasi,” tambah Nurdin lagi.

Menurut Nurdin, pemilihan lokasi seminar di Kepri searah dengan tema seminar yakni ‘Peluang dan Tantangan Pembangunan Kedaulatan Maritim Indonesia’.

Karena Kepri sebagai garda terdepan di wilayah barat Indonesia, letaknya yang strategis itu dengan ciri kepulauan, banyak hal yang dapat dipelajari berkaca dari hal tersebut.

”Selamat datang para peserta seminar. Gali potensi yang ada di Kepri ini sebagai bekal untuk memantapkan dan memperkuat pemahaman di bidang kemaritiman,” tutup Nurdin.

Seminar sendiri diselenggarakan, merupakan agenda dari Konvensi Nasional IX Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) yang mana peserta seminar berjumlah 163 orang yang terdiri dari 52 universitas yang tergabung dalam AIHII.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I Pemko Tanjungpinang Ahadi, Perwakilan FKPD, Rektor UMRAH Syafsir Akhlus, Dewan Pertimbangan UMRAH Huzrin Hood, beserta tamu undangan lainnya.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here