UNBK Masih Kekurangan Komputer

0
90
BUPATI Natuna Hamid ketika meninjau SMK 1 Bungtim UNBK. f-istimewa
Bupati Natuna Hamid Rizal menyayangkan fasilitas pendukung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), masih sangat kurang dan menjadi problem untuk kelancaran UNBK.

NATUNA – Hal itu dikatakan Hamid Rizal pada saat meninjau langsung pelaksanaan, UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bunguran Timur, Senin (25/3) kemarin.

Pada kesempatan itu, Hamid Rizal didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olaharga Natuna, Suherman juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana sekolah.

Beberapa fasilitas pendukung seperti komputer, turut menjadi perbincangan singkatnya.

”Sayang komputernya kurang. Padahal ujiannya harus menggunakan komputer,” ujar Hamid Rizal, saat berada didalam ruang lab komputer.

Atas kekurangan itu, membuat pihak sekolah harus meminjam komputer dari salah satu SMK yang ada di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

”Kalau seperti ini jadi kurang efektif. Idealnya itu 40 unit,” tambah Hamid Rizal.

Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Hamid menjelaskan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna saat ini tidak bisa lagi memberikan hibah apapun kepada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) termasuk SMK.

Hal ini mengingat, kewenangan SLTA sudah berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

”Mengajukan saja kita sudah tidak boleh. Makanya kita tidak bisa berbuat banyak,” paparnya.

Hamid berharap, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepri bisa memperhatikan sarana dan prasarana pendidikan tingkat SLTA yang ada diwilayah perbatasan termasuk Natuna. Mengingat, tanggung jawab dan kewenangan itu mutlak berada di provinsi.

”Saya harap ini segera di respon. Jangan sampai sekolah ini tidak bisa ikut UNBK, hanya karena jumlah komputer yang sedikit,” harapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 1 Bunguran Timur Aswana, menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengajukan pengadaan 40 unit komputer kepada Dinas Pendidikan Kepri. Namun, hingga sampai saat ini belum mendapatkan respon positif.

”Udah kita ajukan 40 unit. Tinggal menunggu kabar dari mereka,” kata Aswana.

Mengenai sarana internet untuk penunjang UNBK, Aswana mengaku telah mendapatkan bantuan Wifi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Natuna.

Begitu juga dengan mesin genset turut disiapkan, untuk mengantisipasi listrik padam.

”Jumlah siswa yang ikut UNBK 55 peserta. Mereka akan mengikuti ujian hingga empat hari kedepan,” tutupnya.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here