UNBK SMA Belum Menyeluruh

0
970
WAKIl Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang didampingi Ketua Komisi I Maskur Tilawahyu bersalaman dengan siswa SMKN 2 Tanjungpinang, saat berkunjung ke sekolah itu, belum lama ini.F-martunas/tanjungpinang pos

Sekolah di Pulau-pulau di Kepri Banyak Kendala

Dinas Pendidikan Pemprov Kepri belum bisa menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara menyeluruh bagi SMA sederajat di Kepri. Sebagian masih menggelar Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

TANJUNGPINANG – KEPALA Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Drs Atmadinata M.PD mengatakan, tahun ini ada 62 SMA negeri dan swasta serta 57 SMK negeri dan swasta yang akan mengikuti UNBK-UNKP di Kepri.

”Saya lupa berapa yang UNBK, berapa yang UNKP. Yang jelas, belum bisa SMA/SMK menggelar UNBK di Kepri karena keterbatasan sarana prasarana,” jelas Atmadinata via ponselnya, kemarin.

Ia menjelaskan, terutama sekolah-sekolah yang berada di hinterland, banyak yang belum memiliki komputer dan juga daya yang mencukupi. Sehingga tidak bisa dipaksakan harus menggelar UNBK. Meski ada sekolah yang mengikuti UNBK dan UNKP, namun jadwal pelaksanaan ujian tetap sama dan digelar serentak di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Baca Juga :  Gubernur Lantik Ikatan Sarjana NU Kepri

Bahkan, tingkat kesulitan soal UNBK dan UNKP tetap sama meski soalnya tidak sama persis. Penyusunan soal ini oleh Kemendikbud berdasarkan kisi-kisi yang sudah disusun sebelumnya.

Kisi-kisi soal ini sudah didistribusikan ke semua provinsi akhir Desember 2017 lalu. Selanjutnya, dari Dinas Pendidikan Provinsi didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota wilayahnya.

Pihak sekolah dalam melakukan pemantapan siswa Kelas III pun sudah memiliki acuan. Siswa dan guru akan lebih fokus membahas sesuai kisi-kisi tersebut. Karena soal UNBK-UNKP nanti tidak jauh beda dari kisi-kisi itu.

Kisi-kisi soal ini bisa diunggah di website BSNP Badan Standar Nasional Pendidikan. BSNP sendiri sudah mengeluarkan Surat Edaran untuk kisi-kisi soal Ujian Akhir Berstandar Nasuinaol (USBN) sesuai Surat Edaran BSNP Nomor 0091/SDAR/BSNP/II/2018 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) USBN tahun 2017/2018 Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Baca Juga :  MTs Batam di Posisi Puncak

Adapun rencana jadwal ujian dari Puspendik Kemendikbud yakni, USBN SMK pada 12-14 Maret, USBN SMA pada 19-22 Maret dan USBN SMP pada 7-9 Mei.

Jadwal Ujian Nasional baik UNBK-UNKP, untuk SMK pada 2-5 April, SMA pada 8-11 April, SMP pada 23-26 April, Paket B dan C pada 4-7 Mei.

UNBK susulan SMK pada Selasa, 17 April untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Rabu, 18 April untuk Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan. Ujian susulan hanya dua hari.

Jadwal UNBK susulan SMA/MA, Selasa, 17 April untuk Bahasa Indonesia dan Matematika. Rabu, 18 April untuk Bahasa Inggris satu mata pelajaran yang diujikan. UN susulan juga dua hari.

UNBK SMA/MA dimulai pada, Senin, 9 April Bahasa Indonesia, Selasa, 10 April Matematika, Rabu, 11 April Bahasa Inggris dan Kamis, 12 April untuk satu mata pelajaran jurusan yang diujikan.

Baca Juga :  Siswa Bisa Belajar di Malam Hari

UNBK SMK, Senin, 2 April Bahasa Indonesia, Selasa, 3 April Matematika, Rabu, 4 April Bahasa Inggris, Kamis, 5 April teori kejuruan.

Berdasarkan data dari website Kemendikbud, jumlah SMP se-Indonesia yang mengikuti USBN UNBK, 18.154 unit, MTS 10.345 unit, SMA 11.319 unit, MA 6.953 unit, SMK 12.491 unit. Totalnya 59.262 unit. UNBK disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here