Unggul Bidang Maritim Bukan Cuma Wacana

0
89
GUBERNUR dan Wakil Gubernur Kepri H Nurdin Basirun-H Isdianto, Jaksa Agung dan pejabat lainnya saat me-launching Proyek Gurindam 12 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (24/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk merapatkan barisan, bergandeng tangan bersama-sama ikut membangun Kepri dari semua sisi sesuai dengan kapasitas dan posisi masing-masing.

Dengan kebersamaan, saatnya meraih tujuan berdirinya provinsi ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

”Jangan habiskan waktu hanya untuk menebar fitnah. Mari satukan diri, rangkul semua. Ayo kita bekerja bangun Kepulauan Riau agar sejahtera,” ujar Nurdin saat memimpin Upacara Peringatan HUT Kepri ke-16 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (24/9).

Peringatan Hari Jadi ini juga disejalankan dengan launching Proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 dan peresmian sejumlah proyek strategis. Peluncuran itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Jaksa Agung HM Prasetyo, Gubernur H Nurdin Basirun, Wakil Gubernur H Isdianto.

Ada juga Kaban Diklat Kejaksaan Agung RI Setia Untung Arimuljadi, JAM Intel Jan S Marinka, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua DPRD Husnizar Hood, mantan Gubernur Kepri H Ismeth Abdullah, mantan Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana dan Staf Khusus Gubernur Kepri Laksamana (Purn) Marsetio.

Saat ini, kata Nurdin, Pemprov Kepri terus menggesa dan menyelesaikan beberapa proyek strategis. Muara dari segala kegiatan pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan sektor maritim juga menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden yaitu membawa kejayaan maritim Indonesia. Semua itu juga untuk menjaga martabat bangsa.

”Kepri dengan wilayah lautan yang luas serta ribuan pulau, kita yakin mampu mewujudkan hal tersebut,” tutup Nurdin.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Gubernur bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dengan Komandan Upacara adalah Wakil Bupati Lingga M Nizar.

Dimulai dengan tari persembahan, upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan Paskibraka, kemudian pembacaan Visi dan Misi Provinsi Kepri oleh Wakil Ketua II DPRD Kepri Huznizar Hood dan ditutup dengan pembacaan doa.

Unggul di bidang maritim, kata Nurdin bukan lagi sekadar wacana dan angan belaka. Mulai sekarang harus dipersiapkan dan digerakkan. Apalagi Kepri sebagai daerah kepulauan dengan wilayah laut yang besar.

”Masyarakat pesisir bukan hanya sebagai pekerja lagi, namun dalam arti kita membangun armada masyarakat yang mampu berdiri sendiri dan unggul sebagai tuan di rumah sendiri,” ujar Nurdin.

Untuk itu Nurdin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan laut yang ada di Kepri saat ini, salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan.

Jaksa Agung RI Dr. (Hc) H. Muhammad Prasetyo, SH memberi apresiasi Pemerintah Provinsi Kepri yang dengan konsisten melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai pelosok daerah untuk mensejahterakan masyarakat.

Termasuk rencana pembangunan proyek Gurindam 12 serta peresmian proyek-proyek strategis yang tersebar di seluruh Kepri di Hari Jadi Kepri ke-16, tahun 2018 ini.

Menurut Prasetyo pembangunan yang mengacu kepada sarana dan sarana adalah labgkah tepat dalam membangun daerah. Karena hal ini akan memacu lajunya investasi yang akan masuk, membuka lapangan pekerjaan serta bisa membuka daya saing dengan daerah lain.

”Seluruh prestasi yang diraih oleh Kepri saat ini dan ke depan, dampaknya akan dirasakan secara luas. Proyek Gurindam 12 dan jalan lingkar di Kepri yang akan diresmikan ini memiliki makna yang sangat strategis. Hal ini akab melahirkan dampat twrhadap aktifitas perekonomian dan pariwisata serta yang lainnya,” kata Datok Wira Amar Adiwansa Prasetyo dalam sambutannya dihadapan seluruh undangan yang menghadiri upacara hari jadi Provinsi Kepri ke-16 di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Prasetyo juga menegaskan bahwa para Jaksa diseluruh daerah senantiasa akan meningkatkan sinergisitas dengan Pemerintan serta dengan stakeholder lainnya dalam menggesa terwujudnya pembangunan yang terencana serta berbasis peraturan yang jelas. Hal ini demi tercapainya kesejahteraan masyarakat dengan merata, adil dan makmur.

”Ibarat pohon, daunnya adalah kita. Pikiran, perilaku, tindakan dan kata adalah putiknya. Mari kita menjadi sebuah pohon yang rindang dan yang menghasilkan buah yang lebat. Sehingga siapapun yang kita ayomi merasa nyaman dan sejahtera,” ujar Prasetyo dalam pesan moralnya.

Satu kendala yang dihadapi Kepri adalah masalah pendistribusian pegawai. Kondisi Kepri yang terpisah-pisah oleh laut membuat penempatan pegawai tidak merata. Namun demikian, Prasetyo berharap hal ini tidak begitu signifikan dampaknya oleh Pemerintah Daerah di Kepri.

Menurut Jaksa Agung, seungguhnya Pemerintah hadir dalam melecutkan potensi daerah yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jaksa Agung melanjutkan, bahwa langkah dan aturan yang dilakukan Provinsi Kepri dalam menjalankan berbagai proyek tersebut sudah benar. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here