Unjuk Hasil Belajar 3 Bulan

0
33
Panggung Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Bintan di Kawal. f-fatih/tanjungpinang pos

Panggung Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Bintan

SEJUMLAH seniman punya kesibukan anyar dalam tiga bulan terakhir. Bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan Dinas Pendidikan Bintan, mereka diajak bergabung untuk menyukseskan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Gerakan ini adalah inisiasi dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Dilaksanakan guna menstimulasi siswa agar tertarik menekuni seni.

Dalam waku tiga bulan tersebut, setian seniman yang didampingi satu asisten punya kewajiban untuk menularkan minat dan mengembangkan bakat setiap siswa yang di sekolah yang sudah ditentukan. Bidang seni yang diajarkan langsung oleh para praktisinya ini bermacam-macam. Ada bidang seni musik, sastra, tari, vokal, sampai fotografi. Setiap bidang punya waktu yang sama untuk menyiapkan peserta didiknya unjuk kemampuan di akhir pembelajaran.

Untuk di Kabupaten Bintan, pementasan hasil pembelajaran GSMS dibagi dalam tiga zona. Ada yang di Kawal, Kijang, dan Tanjunguban. Setiap seniman akan mendampingi para peserta didiknya memeragakan pembelajaran kesenian yang telah dilangsungkan selama 27 pertemuan.

“Kalau yang lain pertunjukan di atas panggung, kami pameran,” kata Faradilla, fotografer yang terlibat pada GSMS Bintan 2018 ini.

Sudah dua tahun terakhir fotografer perempuan ini mengikuti kegiatan GSMS. Pada tahun ini, ia mendapatkan penempatan di SMP Negeri 28 Bintan. Di sini, ia mengajarkan materi fotografi dan berujung pada pameran fotografi di sudut ruangan pementasan.

“Ya seru ikut kegiatan ini. Kita dipinta untuk terampil menransfer ilmu kepada adik-adik ini,” ucapnya seraya memberikan arahan kepada siswa-siswanya yang sedang menempel karya fotonya untuk dipamerkan.

Ferdian, salah seorang peserta didik yang mengikuti GSMS Bintan, berharap masa pembelajaran GSMS bisa diperpanjang. Menurutnya, tiga bulan dengan 27 pertemuan merupakan waktu yang masih dirasanya begitu singkat.

“Masih banyak yang ingin kami pelajari. Tapi tidak terasa sudah selesai,” kata siswa SMPN 28 Bintan ini. (fatih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here