UPT Belum Dibentuk, Becak Motor Dibiarkan Nganggur

0
167
Becak motor (Bemo) yang hanya terparkir di Belakang Kantor Disparbud Tanjungpinang di Jalan Merdeka.

TANJUNGPINANG – Sudah lebih dari setahun sejak pengadaan becak motor (Bemo) yang dilakukan Dinas Pariwisata Budaya (Disparbud) Kota Tanjungpinang, tidak difungsikan.

Rencannya Bemo itu akan digunakan para pengunjung untuk berkeliling di kawasan Kota Lama dan beberapa kawasan sejarah yang ada.

Sesuai pantauan wartawan Tanjungpinang Pos, Bemo tersebut hanya dijejerkan di belakang Kantor Disparbud Tanjungpinang yang terletak di Jalan Merdeka.

Padahal, kondisi Bemo nya masih layak pakai bahkan terlihat masih seperti baru dari ban kendaraannya. Meski pun ada juga beberapa yang sudah menggilas aspal.

Untuk diketahui, pengandaan Bemo tersebut dilakukan di masa kepemimpinan Kadispar sebelumnya, Juramadi Esram yang kini menjabat sebagai Sekda Lingga.

Waktu itu, Disparbud mengadakan empat unit di 2016. Setelah itu, di masa transisi kepemimpinan Reni Yusneli serta Plt Kadispar sekarang Raja Kholidin bertambah lima, kini menjadi sembilan unit.

Plt Kadisparbud Kota Tanjungpinang Raja Kholidin kepada Tanjungpinang Pos, menuturkan, Bemo tersebut belum dioperasionalkan karena belum ada kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Museum. Ia menuturkan, lebih tepat Bemo tersebut dikelola melalui UPT yang akan sampai kini belum dilantik.

“Becak motor ini belum di pakai karena belum terbentuk UPT nya. Meski demikian, Bemo tidak kita biarkan begitu saja, setiap hari kita rawat, paling tidak dihidupkan, supaya tetap stabil,” ujar Kholidin.

Menurutnya, jika sudah ada UPT maka perawatannya lebih terjadwal. Serta pemasarannya lebih terkonsep karena fokus mengurusi Bemo itu.

Sementara ini, kata dia biaya perawatan masih dianggarkan Disparbud Tanjungpinang. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here