Urus Izin UMKM, Wabup Imbau Jangan Lewat Calo

0
111
WAKIL Bupati Bintan H Dalmasri Syam disaksikan Kepala DPMPTSP Hasfarizal Handra memaparkan tentang pelayanan perizinan investasi secara online kepada pelaku UMKM, di Bhadra Resort Km 25 Toapaya, kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

TOAPAYA – Jumlah investasi maupun badan usaha yang mengurus perizinan melalui pelayanan Online Single Submission (OSS), untuk wilayah Kabupaten Bintan, sudah mencapai 2.740 usaha. Selanjutnya, Pemkab Bintan melalui DPMPTSP memberikan kemudahan pelayanan perizinan OSS itu, kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jangan lewat calo.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTPS) Bintan Hasfarizal Handra menyampaikan, pemerintah telah memberikan kemudahan, dalam pengurusan perizinan investasi melalui sistem elektronik, yang disebut dengan OSS. Sejak diberlakukan sistem elektronik yang terintegrasi langsung ke pusat ini, sudah ada 2.740 usaha yang mengurus izin lewat OSS.

”2.740 usaha yang urus izin menggunakan sistem OSS untuk wilayah Bintan ini, terhitung sejak November 2018, sampai dengan Selasa (26/3),” kata Hasfarizal di sela sosialisasi pelayanan perizinan investasi secara online (OSS), di Bhadra Resort Km 25 Toapaya, Selasa (26/3) kemarin.

Hasfarizal menjelaskan, sistem pelayanan investasi secara online ini merupakan, strategi pelayanan pemerintah terhadap publik, dalam upaya mengembangkan investasi dan usaha masyarakat. Sehingga, badan usaha maupun usaha perorangan, tidak kesulitan dalam mengurus izin usaha.

”Kalau sebelumnya kita tujukan kepada perusahaan atau investasi di Bintan. Sekarang kita berikan sosialisasi pelayanan perizinan secara online ini kepada pelaku UKM, atau UMKM,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, lanjutnya, para pelaku UMKM akan memahami dan mampu menggunakan sistem OSS, dalam pengurusan izin. Sehingga, potensi usaha yang dijalankan bisa berkembang dengan maksimal.

”Sosialisasi yang kita berikan sekarang, ditujukan kepada 110 usaha perorangan dan 90 orang OPD terkait,” sebutnya.

Saat membuka kegiatan sosialisasi pelayanan perizinan investasi ini, Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam mengatakan, pengusaha atau perusahaan besar di Bintan, mayoritas mungkin sudah memahami sistem pelayanan perizinan secara online ini. Mulai dari menggunakan aplikasi, menyediakan persyaratan sampai dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

”Pelayanan perizinan investasi secara online atau OSS ini, zero cost atau tanpa biaya. Sistem ini kita berikan kepada pelaku usaha rumah tangga, maupun usaha-usaha skala kecil. Dengan harapan usahanya bisa berkembang,” ujar H Dalmasri Syam.

”Jadi, ingat, masyarakat Bintan jangan lagi melalui calo, dalam mengurus izin usaha. Cukup lewat sistem OSS ini. Tanpa biaya, mudah dan cepat selesainya. Ini kemudahan yang kita berikan kepada pelaku usaha kecil di Bintan,” demikian ditambahkan H Dalmasri Syam. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here