Usai Dilantik, Langsung Rapat

0
302
MANTAN WaliKota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Lis-Syahrul menghadiri pelantikan Raja Ariza sebagai Penjabat Wako Tanjungpinang di Gedung Daerah, Senin (22/1). F-suhardi/tanjungpinang pos

Raja Ariza Jadi Pj Wali Kota Tanjungpinang

Tidak ada pesta. Begitu dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza langsung rapat bersama para kepala OPD Pemko Tanjungpinang, Senin (22/1) kemarin sore.

TANJUNGPINANG – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kepri ini resmi dilantik Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang di Gedung Daerah, Tepilaut.

Saat dilantik oleh Gubernur Nurdin, tampak hadir ibu kandung tercinta didamping anak dan istri tercinta. Raja Ariza merupakan pejabat Kepri yang mengemban tugas sebagai Penjabat Wali Kota terlama pertama.

Sebelumnya, mantan Gubernur Kepri mendiang HM Sani semasa menjabat Gubernur pernah melantik Doli Boniara sebagai penjabat Bupati Bintan, Edi Irawan Penjabat Bupati Lingga, dan Eko Sumbaryadi Penjabat Bupati Anambas. Ketiga pejabat Pemprov ini tidak sampai sepuluh bulan.

Hal ini tentunya merupakan pengalaman yang tak mudah bagi Raja Ariza, mengingat ke depan dirinya dihadapkan dengan situasi politik hingga lebih kurang 10 bulan ke depan. Dalam bekerja nanti, dirinya terbuka untuk masyarakat. ”Silahkan disanggah kalau memang untuk kebaikan,” seloroh Raja Ariza.

Bagi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, pengalaman Raja Ariza selama ini yakin mampu membawa suasana roda pemerintahan Kota Tanjungpinang efektif.

Sebagai informasi, Raja Ariza dilantik sebagai penjabat Wali Kota Tanjungpinang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan Nomor 131.21-85 tanggal 19 Januari Tahun 2018.

Saat menyampaikan kata sambutan, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta kepada Raja Ariza yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan baik dan penuh amanah.

Ada dua tugas utama yang perlu diprioritaskan oleh penjabat Wali Kota Tanjungpinang, pertama menjalankan pemerintahan dan memfasilitasi suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Tanjungpinang.

”Tugas utama penjabat wali kota sebagaimana tertuang dalam Keputusan Mendagri mesti menjadi prioritas, yakni melanjutkan penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tanjungpinang,” pesan Nurdin

Sebelum dilantik dan diambil sumpah, Gubernur mengingatkan Raja Ariza bahwa sumpah dan janji yang akan diucapkan tersebut tidak hanya disaksikan para undangan yang hadir, diri sendiri tetapi juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan akan diminta pertanggungjawabannya di kemudian hari.

Setelah diambil sumpah, Nurdin bersama Raja Ariza kemudian menandatangani fakta integritas sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang.

Turut hadir pada acara ini Sekda Provinsi Kepri, FKPD Provinsi Kepri, OPD Provinsi Kepri, FKPD Kota Tanjungpinang, Sekda Kota Tanjungpinang, Mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2013-2018 Lis-Syahrul, serta Ibu Hj. Noorlizah dan Ibu Hj. Aisyah Sani.

Bersamaan dengan itu, Nurdin juga meminta Raja Ariza untuk bekerja keras membantu suksesnya penyelenggaraan Pilkada.

”Saya minta kepada Raja Ariza agar membantu dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang agar aman, tertib dan damai serta tidak ada terjadi adu domba. Di samping itu agar juga menjaga netralitas ASN dalam pesta demokrasi lima tahunan ini,” pinta Nurdin.

Kepada Lis-Syahrul, Nurdin mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama lima tahun membangun Kota Tanjungpinang. Banyak yang telah dilakukan pasangan ini sehingga Tanjungpinang ini menjadi lebih indah dan asri.

”Banyak pembangunan telah dilakukan oleh Pak Lis-Syahrul meskipun ada beberapa program pembangunan yang belum terselesaikan. Namun saya berharap masyarakat perlu memahaminya karena pembangunan adalah proses yang tiada henti dan tidak dalam sekejap mata,” ujar Nurdin.

Dalam kesempatan berbeda, mantan Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah menyampaikan, saat ini tidak ada yang perlu dirisaukan Raja Ariza seusai masa jabatannya berakhir per 16 Januari lalu.

Lis hanya berpesan, agar ke depan Raja Ariza mampu membangun komunikasi yang ekfektif antara pimpinan dengan bawahannya. Begitupun, selalu terbuka atas informasi yang selalu berkembang yang ada di Kota Tanjungpinang saat ini.

”Saya dulu, setiap apapun aduan masyarakat, selalu saya tanggapi. Yang paling penting, jaga komunikasi antar sesama,” pesan Lis demikian.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here