Usai Pesta Sabu, Tiga Napi Kabur

0
740
Petugas Lapas saat mengawasi aktivitas napi.f-jendaras/tanjungpinang pos

Sederet Peristiwa Di Lapas Batu 18 Kijang

Belum usai cerita penangkapan nara pidana (napi) Tju Abg Pio alias Ampio (37) yang nyabu di dalam penjara, kini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang di Km 18 Kijang, dihebohkan dengan napi kabur.

KIJANG – Sungguh berat pekerjaan petugas Lapas umum dan Lapas Narkotika dalam mengawasi ratusan warga binaan yang dikerangkeng itu. Tak banyak warga yang melintas di jalan aspal menuju Kampungbanjar, Km 18 arah Kijang, Kamis (1/3) pagi kemarin. Dari kejauhan, dua gedung bertembok beton tinggi terlihat sunyi. Tapi, di dalam bangunan yang dibagi berdasarkan blok ini, terdengar riuh.

Masih ingat penjelasan Misbahuddin Kalapas Khusus Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Km 18 arah Kijang Bintan, Rabu (28/2) sore lalu. ”Iya Mas, kita baru saja mengamankan napi yang konsumsi sabu. Pelaku di Bok Hang Lekir, kamar nomor 21. Barang bukti satu paket sabu bersama satu unit hape turut disita. Ya, begitu lah tugas berat kami,” kata Misbahuddin.

Baca Juga :  Dikenal Licin, Berhasil Ditangkap WFQR

Tugas berat juga ternyata dialami para petugas Lapas tindak pidana umum, yang berada di depan gedung Lapas khusus Narkotika itu. Betapa tidak, setelah penangkapan napi yang nyabu di dalam penjara, kini tiga napi kabur. Dari tiga napi, satu berhasil ditangkap petugas, Kamis (1/3) pagi kemarin.

Dua narapidana masing masing Muhammad Efendi bin Herman (33) dan Juhairi Ala bin Moh Ali (48) kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA umum Tanjungpinang di Kilometer 18 Kijang, Bintan, Kamis (1/3) sekitar pukul 03.41 dini hari. Sedangkan napi bernama Kusni Pranata alias Bujang bin Hasibuan (42) berhasil diamankan saat berupaya kabur.

Baca Juga :  Pemprov Hibahkan Lahan Pelabuhan Dompak

Informasi yang dihimpun dari jajaran Polsek Gunung Kijang, saat itu Wakarupam Lapas Kelas IIA Umum Tanjungpinang, Zakaria mendengar suara orang memanjat ke atas trapsel. Zakaria kemudian melaporkan suara yang didengarnya ke sipir yang berjaga malam itu, Kurniawansyah.

Kurniawansyah bersama sipir lainnya bernama Tito bergegas mengecek ke ruang trapsel atau ruangan bagi narapidana yang dikenakan hukuman karena melakukan pelanggaran.

Ternyata dua napi yang kabur yang ditempatkan di ruangan trapsel sudah tidak berada di dalam ruang itu. Karena sudah kabur, kepala kesatuan pengamanan Lapas Rio Sitorus bersama beberapa sipir mengejar ke Pos 4 yang berada di belakang ruang trafsel.

Di sana, mereka menemukan sejumlah kain yang diikat membentuk tali yang digunakan para napi untuk kabur. Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Haswen membenarkan dua napi kabur, sedangkan seorang napi berhasil diamankan saat hendak kabur. Bahkan, napi bernama Bujang sempat ribut dengan petugas saat berupaya kabur.

Baca Juga :  Aturan Kementerian Bikin Repot

Sebelum kabur, para napi memotong jeruji besi. Kemudian mereka menggunakan kain yang diikatkan menjadi tali. Lalu mereka memanjat ke atas trapsel. ”Kita masih melakukan pencarian, diperkirakan mereka kabur ke arah kebun sawit,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyisiran karena diduga dua napi yang kabur diduga masih di sekitar perkebunan sawit.(YUSFREYENDI-JENDARAS KARLOAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here