Usulan Perbaikan Pelabuhan Tak Direspon

0
689
RUSAK BERAT: Pelabuhan Desa Rewak kini kondisinya rusak berat dan butuh perbaikan untuk aktivitas masyarakat nelayan. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Nelayan di Desa Rewak Kecamatan Jemaja Kabupaten Anambas, telah lama meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas untuk memperbaiki pelabuhan tambat yang telah rusak parah. Pelabuhan tersebut dibangun oleh Pemkab Anambas. Kini kondisinya telah rusak berat dan nelayan mengharapkan pemerintah untuk membangun ulang.

Sejauh ini, masyarakat sudah sering mengajukan perbaikan namun pihak Pemkab Anambas. Namun, hingga kini belum juga lakukan perbaikan dan masyarakat tidak mengetahui kendalanya hingga belum diperbaiki. Sementara, kebutuhan nelayan sangat bergantung pada pelabuhan tersebut.

Baca Juga :  Inspektorat Target APIP ke Level III

”Kami masyarakat, pesimis dengan janji yang diberikan pihak pemda, tapi realisasi pelaksanaan pembangunan pelabuhan itu belum dilaksanakan hingga saat ini oleh Pemda,” ungkap Hery Hendriko, tokoh masyarakat dan sekaligus sebagai Kepala Badan Pengawas Desa (BPD), Senin (12/6). Hery menjelaskan, setiap melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Pihaknya bersama masyarakat sejak tahun 2015, sudah sepakat mengajukan pelaksanaan kegiatan itu dan ketika di Musrenbang tingkat kabupaten perencanaan tersebut selalu dicoret. Ia menambahkan, hal ini bukan hanya isapan jempol saja dari tim Dinas Perhubungan (Dishub) yang sudah pernah meninjau dan menghitung biaya perbaikan atau pembangunan ulang.

Baca Juga :  Hujan 2 Hari, Masyarakat Sangat Bersyukur

”Pelabuhan itu harus dibangun kembali. Pada prinsipnya masyarakat butuh kerja nyata bukan hanya janji-janji saja,” tegas Hery. Menurutnya, nelayan sangat membutuhkan pelabuhan itu sebagai tambatan perahu, angkut penumpang serta aktivitas bongkar ikan. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here