Utamakan Pembangunan Kemaslahatan Rakyat

0
742
Irwansyah

Oleh: Irwansyah
Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan
STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang

Salah satu kebijakan yang sangat relevan yang diberikan oleh pemerintah pusat ke pemerintah daerah adalah berupa Otonomi daerah. Ini pemberian berupa kebebasan seluas-luasnya kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan membanguan daerahnya atau dengan kata lain disebut otonomi daerah. Kebijakan yang diberikan oleh pemerintah pusat ini tidaklah serta merta. Ini punya tujuan utama. Targetnya agar pemerintah daerah lebih dewasa dalam mengurus daerahnya. Begitu juga dengan pemerintah pusat, supaya lebih konsentrasi dalam menjalankan fungsi pemerintahannya sebagai pemerintah pusat guna supaya agar sama-sama lebih mandiri dan lebih fokus dalam urusan masing-masing dengan tujuan untuk kesejahtraan masyarakat.

Salah satunya yang harus di fokuskan oleh pemerintah daerah ialah pembangunan infrastruktur. Sejatinya, sebuah pembangunan itu akan berjalan sesuai dengan tujuannya. Pemerintah dan masyarakat harus mau bekerja sama. Pemerintah harus mengikutsertakan masyarakat dalam menjalan pembangunan infrastruktur yang direncanakan. Dengan melibatkan masyarakat mengerjakan pembangunan infrastruktur, maka akan mengurangi pengangguran. Ini salah satu tanggungjawab juga bagi pemerintah untuk membuka lapangan kerja dan memperkecil angka kemiskinan di daerahnya. Dari pla pembangunan seperti ini maka pembangunan infrastruktur akan berjalan beriringan dengan keadaan pertumbuhan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Remaja Masjid Sebagai Human Capital Dalam Membangun Kepri

Untuk pembangunan infrastruktur, seharusnya pemerintah punya konsep yang matang. Mengawalinya dengan rancangan yang baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Pejabat tidak boleh hanya sekedar menjalankan tugas jabatan saja dengan target hanya sebatas waktu masa jabatan saja. Jika pembangunan infrastruktur dijalankan hanya sebatas untuk memenuhi janji politik atau hanya sekedar pembangunan yang tidak mempunyai arah, maka akan dipastikan pembangunan tersebut akan tersendat-sendat dan tidak punya manfaat. Serta sebagai kegiatan yang menghamburkan uyang dengan percuma dan tentunya akan sia-sia tanpa menguntungkan negara dan tidak memberikan manfaat kepada msyarakat.

Baca Juga :  Strategi Mengembangkan Ekonomi Kreatif

Contohnya bisa dilihat dalam pembangunan infrastruktur di kawasan Tanjungpinang. Pembangunan Monumen Bahasa yang berada di Pulau Penyengat, ini salah satu pembangunan yang memakan uang banyak. Akan tetapi hasilnya belum terlihat, bahkan bentuknya masih mengambang sampai saat ini. Ini merupakan sebuah tanda tanya bagi masyarakat, sehingga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat maka dari situ bermunculanlah opini-opini yang tidak mengenakkan pemerintahan itu sendiri.

Padahal, jika pembangunan Monumen Bahasa ini selesai, maka akan besar manfaatnya dan akan mendapatkan apresiasi bagi pemerintahan begitu juga dengan masyarakat untuk menambah kunjungan wisata bagi masyarakat yang berada di daerah kawasan Pulau Penyengat. Tidak menutupi kemungkinan juga untuk menambah wisata ke Kota Tanjungpinang. Untuk membangun sebuah infrastruktur, pemerintah harus lebih memperhatikan aspek serta tujuan dari pembangunan tersebut. Tidak hanya sekedar membangun saja untuk menghabiskan anggaran dan pejabatnya mendapat honor kegiatan. Kalau ini masih terjadi, berarti mental-mental pejabatnya yang tidak baik.

Baca Juga :  Memaknai dan Menyikapi Pertumbuhan Ekonomi Kepri yang Menggeliat

Pembangunan harus punya tujuan yang jelas. Keuntungan dari pembangunan harus mempunyai target dan jangka waktu panjang, agar pembangunan itu bisa berjalan dengan baik tidak ada hambatan dan permasalahan. Di wilayah kepulauan ini, infrastuktur yang dibutuhkan itu, berupa jembatan, pelabuhan dan jalan raya. Tujuannay agar transportasi lancar hingga roda perekonomian bisa mengeliat dan akan mengakibatnya murahnya pasokan kebutuhan datang.***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here