Utamakan Terima Siswa Sekitar Sekolah

0
496
MOTIVASI: Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Teddy Jun Askara memberikan motivasi kepada para siswa siswi di SMAN I Pulau Laut beberapa waktu lalu. f-DOK TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Arifin Nasir menuturkan, dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMA/SMK sederajat mengacu pada Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017.

Hal itu, terkait penetapan zonasi atau jarak tempuh sekolah dari rumah ditetapkan sekitar 5 kilo meter. Diharapkan dengan penetapan zonasi ini terjadi pemerataan kualitas siswa dan daya tampung sekolah.  Mengacu pada peraturan tersebut, bahwa sekolah wajib menerima siswa disekitar lingkungan sekitar 90 persen.

Namun kebijakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menjadi 75 persen. Sedangkan 25 persennya kuota untuk siswa berprestasi dan tak mampu. Ia menilai, secara persentase sebanarnya sama saja. ”Hanya agar mudah dipahami maka pembagiannya 75 dan 25 persen tersebut,” kata dia.

Ia menuturkan, 90 persen sebagaimana yang ditetapkan Permendikbud itu mengacu beberapa komponen penerimaan siswa. Ini cukup membingungkan, sehingga Disdik Kepri mengubahnya menjadi 75 untuk penerimaan secara terbuka atau siswa sekitar sekolah. Serta 25 persen lainnya siswa termasuk bina lingkungan, siswa berprestasi, dan siswa tidak mampu.

Arifin juga menegaskan, meski demikian, Disdik juga menyediakan kuota untuk peserta didik baru dari luar daerah. Hanya saja tetap ada kuota. Kemudian siswa terkait juga terlebih dahulu mengikuti tes akademik sesuai dengan ketentuan masing-masing sekolah.

”Kita tidak menetapkan rayon seperti tahun lalu yang diterapkan Pemko Tanjungpinang. Hanya saja tetap ada kuota untuk siswa berprestasi,” tambahnya. PPDB untuk SMA/SMK sederajat baru akan dibuka pada 2 Juli mendatang. Ini artinya, belum ada sekolah negeri yang boleh melakukan penerimaan siswa baru terkecuali swasta.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here