Utang Pemprov Bikin Susah

0
709
REHAB: Salah satu rumah yang belum selesai direhab. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

Lingga – Bupati Kabupaten Lingga, H Alias Wello meminta Pemprov Kepri untuk membayar utang Program Pengentasan Kemiskinan (Taskin) Rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Utang pemprov untuk 1.4919 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Lingga pada tahun 2015 nilainya mencapai Rp 7,662 miliar.

Ini mesti dibayar oleh pemprov. Akibat belum dibayarnya utang ini, banyak RTS yang mendapatkan program RTLH, hingga kini masih menumpang di rumah sanak keluarga dan sebagian lagi harus menanggung hutang untuk menyelesaikan pembangunan rumahnya.

”Saya berharap Pemprov Kepri bisa membayar utang program RTLH segera dibayarkan. Kasihan warga yang mendapatkan program ini. Harusnya sudah memiliki rumah kayak huni, tapi yang terjadi malah sebaliknya,” kata Alias Wello saat Musrenbang tingkat Kabupaten Lingga, Kamis (16/3).

Kehadiran perwakilan Pemprov Kepri, Kamarudin Sood dan angggota DPRD Kepri, Hanafie Ekra diharapkan bisa menjadi corong untuk memperjuangkan utang program RTLH ini bisa dibayarkan pada APBD-Perubahan 2017.

”Untuk bapak-bapak dari provinsi saya berharap bisa memperjuangkan masyarakat tidak mampu ini,” sebutnya

Terkait hal ini, Kamarudin Sood yang mewakili Pemprov Kepri, mengatakan, sebagai perwakilan pemerintah provinsi Kepri, permintaan Bupati Lingga ini akan langsung ia sampaikan kepada Gubernur Kepri sebagai laporan menghadiri Musrenbang Lingga.

Namun, terkait apa yang menjadi kendala hingga saat ini utang tersebut belum dibayarkan, Kamarudin mengaku tidak tahu pasti.

”Apa yang menjadi kendala saya tidak tahu pasti. Namun, akan saya sampaikan juga kepada Dinas Sosial sebagai OPD teknis,” ucapnya.

Sementara itu, Hanafie Ekra, berjanji, akan memperjuangkan agar Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran pembayaran utang RTLH ini pada APBD-P 2017.(Tengku)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here