Video Mapping Tak Nyala Lagi

0
40
Warga saat mengunjungi Gedung Gonggong Tepilaut, Sabtu (3/11). Video maping di Gedung Gonggong tidak hidup di malam Minggu. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Video mapping di Gedung Gonggong Tepilaut Tanjungpinang tidak menyala lagi pada malam hari.

Padahal, warga yang berkunjung ke Gedung Gonggong Tepilaut, umumnya ingin melihat video mapping yang sudah disediakan pemerintah.

Tujuan dipasangnya video mapping di Gedung Gonggong, untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di Tepilaut. Gedung Gonggong menjadi indah dan menarik. Sehingga orang berdatangan ke Tanjungpinang untuk melihat pertunjukan yang disuguhkan Pemko Tanjungpinang kepada pengunjung berada di Tepilaut Tanjungpinang.

Di samping itu, video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi. Sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek. Obyek- objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang. Video mapping sebagai metode baru yang menarik adalah bagian dari evolusi seni visual. Sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi.

”Katanya, setiap malam Minggu ada sinar lampu yang mengeluarkan gambar di Gedung Gonggong. Salah satunya gambar Gurita. Tapi, kok tak ada ya malam ini (Malam Minggu),” ucap Siti, salah satu pengunjung Gedung Gonggong saat ditemui Tanjungpinang Pos, Sabtu (3/11) malam.

Siti merasa kecewa. Pasalnya, kedatangan dirinya bersama keluarganya terbilang sia-sia. Ia datang hanya ingin melihat video di Gedung Gonggong tersebut yang telah disediakan pemerintah. ”Padahal kami datang ke Gedung Gonggong mau lihat gambar yang ditampilkan di Gedung Gonggong tersebut,” ucap dia. Selain ingin melihat, ia akan mengabadikan gambarnya berlatar belakang Gedung Gonggong tersebut. Ternyata, keinginannya tidak kesampaian. ”Sia-sia dung, padahal kita datang untuk cari hiburan di Tepilaut,” ujarnya.

Ia berharap, kepada pemerintah untuk terus menampilkan video mapping di Gedung Gonggong pada malam hari. Sehingga pengunjung yang datang tidak kecewa. ”Seperti saya,” sebut dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Amrialis mengklaim, kalau video mapping selalu hidup pada malam hari. Setiap hari libur. Seperti hari Sabtu dan Minggu.

”Nyala terus lah. Siapa bilang tak nyala. Mungkin orang itu datang, pas hari hujan atau gerimis. Karena video mapping tidak nyala itu disaat hujan maupun gerimis,” singkat Amrilias pamitan ingin rapat. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here