Wabup Dilarang Teken MoU KUA-PPAS

0
570
H Kamaruddin Ali

Rapat Paripurna permintaan persetujuan dan penandatangan MoU KUA-PPAS APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Lingga 2018 diwarnai aksi walk out dua pimpinan DPRD Lingga terkait penandantangan MoU oleh Wakil Bupati. Lingga.

LINGGA – Wakil Ketua I Kamaruddin Ali dan Wakil Ketua II Muddzair Zahid keluar dari ruangan ketika rapat paripurna tengah berlangsung, Senin (31/7). Aksi ini terjadi berawal ketika Kamarudin Ali melakukan interupsi terkait penandatangan MoU yang dilakukan Waki Bupati Lingga M Nizar.

”Adakah aturan yang membenarkan kalau MoU KUA-PPAS boleh ditandatangi oleh Wakil Bupati” kata Kamarudin Ali, ketika melontarkan interupsi setelah Ketua DPRD Lingga mengetuk palu persetujuan MoU KUA-PPAS APBD-P Lingga Tahun 2018.

Baca Juga :  Dispora dan KNPI Gelar Bakti Sosial

Sepengetahuan pria yang akrab dipanggil Wak Den ini, penandatangan MoU KUA-PPAS dilakukan oleh Bupati dan Ketua DPRD.

”Adakah peraturan yang membolehkan jika MoU hanya ditandangani oleh Wakil Bupati Lingga. Jika tidak ada, maka proses penandatangan MoU KUA-PPAS perubahan tidak boleh dilakukan. Kalau dilakukan, maka DPRD telah menyalahi aturan,” kata Kamarudin Ali.

Interupsi ini kemudian berkembang dengan interupsi-interupsi dari anggota DPRD lain. Adu argumen muncul dari anggota DPRD Lingga yang melakukan interupsi. Suasana menjadi tidak terkontrol, hingga akhirnya Kamarudin Ali dan Wakil Ketua II DPRD Lingga Mudazir Wahid keluar dari ruangan rapat paripurna.

Baca Juga :  KKP Janji Bantu Nelayan Lingga

Terkait aksi walk out ini, Ketua DPRD Lingga Riono mengatakan, bahwa kejadian walk out oleh dua wakil Ketua DPRD Lingga terjadi karena ada salah komunikasi. Wakil Bupati Lingga M Nizar bukan melakukan penandatangan nota kesepahaman KUA-PPAS tersebut.

Menurutnya, hal itu yang menjadi persoalan utama. Sehingga, keduanya langsung menyatakan diri walk out dalam kegiatan itu. ”Tidak ada kericuhan. Cuma salah komunikasi. Dalam hal ini Wakil Bupati Lingga cuma memaraf KUA-PPAS. Semua sudah dikoordinasikan dengan baik dan tidak ada masalah lagi,” kata Riono.

Baca Juga :  Prajurit TNI Harus Mengayomi Masyarakat

Riono juga mengatakan, pada intinya DPRD Lingga dan Pemkab Lingga telah menyetujui rancangan KUA-PPAS APBD-P 2018. ”Hal ini sudah kita komunikasikan bersama Bupati Lingga,” imbuh Riono.

Riono juga menambahkan, apa yang tertuang dalam KUA-PPAS APBD-P 2018 Kabupaten Lingga tentunya mendukung visi misi Bupati Lingga dengan sejumlah program kerja dan platform anggaran yang turut dimenjadi pembahasan utama dalam penyesuaian program anggaran pada rancangan APBD-P tersebut. (TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here