Wabup Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem

0
82
WAKIL Bupati Bintan H Dalmasri Syam bersama rombongan mengecek puing-puing rumah warga yang dihantam angin badai, di Desa Kelong, Bintan Pesisir, Rabu (29/8) kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

Belasan Rumah di Bintan Pesisir Dihantam Badai

BINTAN – SETELAH Desa Pengujan dan Kelurahan Tanjunguban Kota, kini giliran belasan rumah warga di Kecamatan Bintan Pesisir yang dihantam angin ribut atau badai, Selasa (28/8) sore lalu. Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam mengimbau agar warga dan nelayan mewaspadai cuaca ekstrem, di sela peninjauan rumah korban bencana angin badai, Rabu (29/8) kemarin.

Dalam peninjauan rumah korban bencana angin badai tersebut, Wabup H Dalmasri Syam didampingi sejumlah pimpinan OPD, Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, perangkat desa. Lokasi bencana angin badai ini berada di Desa Kelong dan Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir.

Dari hasil pengecekan di lapangan, di Desa Kelong terdapat 17 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, dan 3 rumah rusak berat. Sedangkan di Desa Air Glubi, terdapat 5 rumah rusak ringan. Setelah peninjauan korban bencana, Wabup Bintan H Dalmasri Syam mengadakan rapat terbatas bersama camat, kades, Danramil dan Polsek.

”Dari hasil rapat tadi, kita minta segera diinventarisasi semuanya. Sekecil apa pun kerusakan dan kejadian, segera dilaporkan. Kemudian, buat pernyataan telah terjadi bencana ini. Karena, itu menjadi dasar Pemkab Bintan untuk beri dukungan atau bantuan, nantinya,” kata H Dalmasri Syam.

Berdasarkan laporan tersebut, jelas wabup, Pemkab Bintan akan memproses administrasi dan klasifikasi. Karena, pemerintah tidak bisa serta merta langsung mengganti kerusakan pada rumah warga. Untuk sementara ini, Wabup telah menginstruksikan agar camat dan pemerintah desa setempat, menanggulangi tahap awal kepada warga korban bencana alam tersebut.

”Ya, seperti rumah warga yang atapnya lepas sekitar 3 helai, itu mesti dicarikan penggantinya. Sehingga pada saat hujan, warga tidak kehujanan. Kades dan camat, bisa gunakan anggaran yang ada dulu,” tegasnya.

Dengan kondisi ini, Wabup mengimbau agar masyarakat mewaspadai musim cuaca ekstrem sekarang. Sampai Desember nanti, cuaca secara tiba-tiba bisa menimbulkan bencana alam. Jika ada gejala angin badai atau puting beliung, warga diminta berlindung di tempat yang aman.

”Kalau cuaca di laut ekstrem dan berbahaya, tunda dulu menangkap ikan bagi nelayan. Dan untuk warga, jangan bepergian dengan menggunakan kapal, saat cuaca buruk,” demikian dipesankan H Dalmasri Syam.

Peninjauan lokasi korban bencana angin badai ini turut dihadiri Asisten I Administrasi Pemerintahan Ismail, Kepala BPBD Bintan Panca Azdigoena, Kepala Dinas Sosial Naharuddin, Kepala Dinas Perhubungan Yandrisyah, Kepala Dinas Perikanan Fachrimsyah, Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, Kades Kelong dan Kades Air Glubi, serta sejumlah instansi terkait.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here