Wacana Pergantian Pimpinan BP Merebak

0
361
Robert Sianipar

BATAM – isu pergantian pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam berhembus kembali. Isu serupa pernah mencuat pada Juli 2017. Namun informasi yangberedar di kalangan wartawan itu ditapik oleh salah satu anggota Dewan Kawasan (DK). Di kalangan pimpinan BP Batam sendiri saat ditanya informasi tersebut menjawab dengan kalimat yang berbeda-beda makna. Hanya saja, pihak pimpinan BP Batam saat ini mengaku sebelum ada pimpinan yang defenitif, mereka akan tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Deputi Bidang Sarana dan Usaha BP Batam, RC Eko Santoso yang juga diisukan ikut diganti, ia tidak tidak mau menjawab dengan gablang. Namun, Eko mengakui ia juga mendengar isu tersebut.

”Saya akan tetap bekerja seperti biasa sebelum ada pimpinan definitif pengganti saja. Informasi yang beredar sih begitu. Mungkin saja benar. Apapun kita sih siap saja. Selama belum definitif kami bekerja seperti biasa untuk memastikan pelayanan kepada publik tetap berjalan mulus,” tegas Eko.

Sementara Deputi BP lain, Purba Robert Sianipar enggan menanggapi isu pergantian pimpinan BP Batam. Robert mengaku tidak terpengaruh dalam pusaran isu pergantian dan lebih memilih menjalankan tugas sesuai wewenangnya. ”Saya no comment-lah. Tidak ikut-ikutanlah,” kata Robert.

Hanya saja, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak yang jugga anggota anggota DK Batam, membantah informasi itu. Menurutnya, rencana pergantian Kepala dan beberapa Deputi BP Batam hanya rumor saja. Bantahan itu disampaikan, karena hingga saat ini DK sendiri belum melakukan rapat.

”Belum ada. Belum ada kudengar. Rumornya yang banyak. DK sudah hampir 3 bulan tidak ada rapat,” ungkap Jumaga singkat.

Terkait dengan isu pergantian pimpinan BP Batam itu, Sekretaris REI Batam, Robinson, saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan pimpinan DPRD Batam menilai, pergantian bukan solusi atas permasalahan ekonomi di Batam. Termaksud terkait dengan Peraturan Kepala BP Batam yang dipolemikkan pengusaha saat ini. Alasannya, Perka itu sudah mengacu pada aturan di atasnya.

”Saya berfikir, apakah dengan mengganti pimpinan BP, akan menyelesaikan persoalan? Bagaimanapun, mereka berada di balik aturan,” katanya.

Sebelumnya, anggota DK lain yang juga Wali Kota Batam, HM Rudi gencar memprotes BP Batam, belakangan enggan menanggapi wartawan, terkait hubungan kerja kedua lembaga itu.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here