Wagub: Bawaslu Jangan Menakutkan

0
516
Ketua Bawaslu RI Abhan sedang menggunting pita tanda telah diresmikan Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri berada di Jalan WR Supratman Tanjungpinang.f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepri, Isdianto meminta kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk menjadi sahabat masyarakat Provinsi Kepri. Bukan menjadi lembaga yang menakutkan bagi masyarakat maupun partai politik.

TANJUNGPINANG – ”Kita minta Bawaslu jangan menjadi momok menakutkan para bakal caleg,” kata Isdianto kepada Tanjungpinang Pos di Kantor Bawaslu Provinsi Kepri berada di Jalan WR Supratman Tanjungpinang, Senin (6/8).

Menurut Isdianto, terkadang anggota Bawaslu tidak tahu tupoksi sebagai pengawas pemilu dengan baik. Sehingga Bawaslu dijadikan ladang untuk penghasilan. ”Karena para caleg digertak. Sehingga para caleg menjadi takut,” terang dia.

Baca Juga :  Isdianto Komitmen Benahi Pulau Penyengat

Ia minta ke depannya, Bawaslu, KPU serta pihak terkait menjadi satu untuk bersama-sama mengawasi serta mensukseskan proses pemilu tahun 2019 menadatang. Sehingga kondisi di daerah khususnya di Provinsi Kepri menjadi aman dan damai selama proses pileg tahun 2019 nanti. ”Kita minta penyelenggara pemilu bersatu dengan pihak keamanan,” sebut dia.

Dalam kesempatan ini Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan, Bawaslu adalah lembaga pengawasan pemilu. Jadi, seseorang yang telah bergabung di Bawaslu harus mengawasi proses pemilu dengan aktif. Sehingga tidak ada pelanggaran selama pemilu.

Baca Juga :  Besok, Penetapan Paslon Wali Kota Tanjungpinang 

”Kalau ada menemukan anggota Bawaslu menerima suap, silakan laporkan ke kita. Jangan didiamkan atau diselesaikan secara adat. Nanti, anggota Bawaslu diproses oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu,” sebut Abhan setelah mengunting pita tanda telah diresmikan kantor Bawaslu Provinsi Kepri berada di Jalan WR Supratman Tanjungpinang, Senin (6/8).(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here