Wajib Pajak Masih Enggan Bayar

0
624
Aswandi

ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Anambas memberikan sanksi tegas berupa denda kepada salah satu wajib pajak yang tidak taat pajak.

Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Anambas akan menerapkan besaran denda kepada wajib pajak yang tidak taat mencapai Rp 100 juta. Denda tersebut harus diberlakukan kepada wajib pajak, karena wajib pajak dinilai tidak transparan dengan penghasilan per bulan.

Hal ini ketahuan setelah pemda menghadirkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk menghitung penghasilan wajib pajak tersebut, ditemukan ada salah satu wajib pajak mengalami kekurangan bayar pajak atau mereka salah cara menghitungnya.

”Setelah dihitung oleh pihak BPKP terkait pendapatan penghasilan salah satu wajib pajak di Kota Tarempa, ditemukan mengalami kekurangan pembayaran pajaknya,” ujar Aswandi, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Kamis (4/5).

Ia menjelaskan, BPKP bersama Pemda memberikan toleransi dan denda yang dibayarkan selama satu tahun.

”Ini kita lakukan karena kita tetap konsen, dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak wajib pajak terutama dari pajak hotel dan restauran yang hingga saat ini masih keberatan untuk dipungut pajak.

Dengan berbagai alasan, para pengusaha hotel dan restoran takut kehilangan pelanggan jika menaikkan tarif karena disertai pajak. Seperti sulitnya mengembalikan uang, tanpa ada uang receh yang minim beredar di Anambas.

”Alasan itu tetap tidak bisa menghalangi aturan yang sudah ada. Ke depannya kami akan menerapkan sanksi berupa denda tersebut, agar mereka taat pajak. Ini yang kita harapkan disadari bersama,” tegasnya. (cr29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here