Wajib Pajak Membeludak

0
1081
Pegawai Samsat melayani warga yang melakukan pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Tanjungpinang, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

Kantor Samsat Tanjungpinang mulai ramai ”diserbu” oleh warga Tanjungpinang dan Bintan, Senin (7/5). Warga sedang memanfaatkan momen pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

TANJUNGPINANG – Selain itu, tunggakan pajak kendaraan juga diberikan Pemerintah Provinsi Kepri mencakup tiga hal di antaranya keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor 50 persen, pembebasan Bea Balik Nama kedua dan seterusnya serta penghapusan sanksi administrasi/ Denda Pajak Kendaraan. Pemutihan PKB berlaku 1 Mei kemarin, hingga 31 Agustus 2018 mendatang.

Pantuan Tanjungpinang Pos di Kantor Samsat Tanjungpinang, sejak pagi, masyarakat sudah memadati kantor Sistem Manunggal satu Atap (Samsat) Tanjungpinang untuk mengikuti pemutihan.

Tak hanya masyarakat Tanjungpinang yang ikut antre, masyarakat dari Desa Mantang Bintan pun, datang memanfaatkan momen pemutihan PKB tersebut. Terlihat ada lima petugas yang disediakan oleh Samsat untuk melayani masyarakat. Di sisi lainnya, pelayanan sehari-hari yang mengurus pajak kendaraan tetap berjalan seperti biasanya.

Bila surat-surat lengkap dan tidak membludak, satu hari selesai mengurus pemutihan PKB. ”Saya datang hari ini, belum membawa persyaratan, sekedar tanya-tanya. Ternyata memang sudah dimulai,” ujar salah satu pengunjung, Amin yang mengaku berasal dari Desa Mantang, Bintan kepada koran ini.

”Kalau mau perpanjangan pajak, atau balik nama bisa selesai sehari, kalau persyaratan yang dibawa lengkap,” terang salah satu pegawai Samsat.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Reni Yusneli mengatakan pemutihan pajak kendaraan bermotor, upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak.

Kemudian, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). ”Saya mengimbau agar masyarakat pengguna kendaraan bermotor, tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Pihaknya berharap, pemutihan PKB ini bisa berjalan sesuai harapan, serta dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegas.

Tak hanya itu, Dispenda Kepri juga sudah diluncurkan, program inovasi yang dilakukan Samsat Kepri supaya memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Di samping untuk memperbaki sistem data kendaraan sehingga lebih terbaru dan mutakhir. ”Kami berharap inovasi layanan yang kami lakukan bisa semakin memudahkan para wajib pajak dalam membayar pajak,” harap Reni.

Reni menyebutkan layanan e-Samsat bekerjasama dengan Bank BNI dan layanan Samsat Pos bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan hibah mobil operasional Samsat Keliling sebanyak tiga unit dari Bank Bukopin dan Bank BRI Cabang Tanjungpinang Samsat keliling tiga unit. ”Kita akan menambah personel bila terjadi lonjatakan masyarakat yang ingin melakukan pemutihan PKB di masing-masing Samsat,” bebernya. (SUHARDI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here