Wajib Sekolah, Jangan Sampai Anak Buta Huruf

0
81
SISWA baru bermain saat jam istirahat di hari pertama masuk sekolah di Natuna, kemarin . f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Hari pertama masuk sekolah menjadi kebanggaan tersendiri bagi anak untuk mengenal dunia luar. Maka pendidikan bagi anak sangat penting dalam tumbuh kembang anak, walaupun harus berkorban demi keluarga.

Onang warga Batu Hhitam, Kota Ranai Natuna menuturkan, sudah menjadi kewajiban orangtua untuk meningkatkan pendidikan anak mulai dini. Karena dengan pendidikan yang layak bagi anak sangat dibutuhkan ke depannya.

”Kita ingin anak kita jangan sampai buta huruf, makanya sudah menjadi kewajiban orangtua untuk meningkatkan pendidikan anak sejak kecil hingga dewasa nanti,” kata Onang usai mengantar anaknya di hari pertama Sekolah Dasar MI (Madrasah Ibtidaiyah) Darul Ulum, Senin (15/7).

Dikatakannya, pendidikan adalah sarana bagi kemajuan pola pikir anak untuk berkembang. Oleh karena itu, setiap orang tua wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi.

”Pendidikan bagi anak sangat berharga untuk itu kita harus dapat menyekolahkannya walaupun harus berkorban menjual harta maupun benda,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Natuna Suherman mengatakan, dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya.

”Pendidikan anak usia dini itu penting, karena di usia inilah anak membentuk pendidikan yang paling bagus. Di usia inilah anak-anak harus membentuk kesiapan dirinya menghadapi masa sekolah dan masa depan,” paparnya.

Ia juga menambahkan, bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan Sumber Daya Manusia.

”Kita sarankan kepada orangtua untuk bisa memantau perkembangan anak di hari pertama masuk sekolah, dan terus melakukan pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut,” tutupnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here