Wako Ajak Warga Tanam Cabai

0
455
Kebun CABAI: H Lis Darmansyah saat melihat kebun cabai petani belum lama ini. f-istimewa/humas pemko tanjungpinang

Pemko Sediakan Lahan 10 Ha

Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang memberi perhatian serius dan berupaya meningkatkan produktivitas cabai di Tanjungpinang. Beragam program dan kegiatan sedang dilaksanakan dengan target mensukseskan program tanam cabai 2017.

”Luas lahan yang akan digarap petani dalam waktu dekat ini baru 10 haktare. Produktivitasnya diupayakan agar meningkat, karena hasil pertanian seperti cabai termasuk kebutuhan utama masyarakat,” kata Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, kemarin.

Upaya meningkatkan produktivitas cabai, Pemko menyiapkan porsi anggaran lebih untuk program pertanian dari tahun ke tahun. Tahun ini fokus pembangunan infrastruktur pertanian serta penyedian bibit dan alat pertanian untuk para kelompok tani.

”Alat pertanian dan bibit termasuk pupuknya akan disediakan,” kata Lis.

Ditegaskan dia, lahan 10 haktare dari 20 haktare yang akan digarap jadi kebun cabai, nantinya dikelola petani di Tanjungpinang.

Dinas Pertanian Tanjungpinang nanti, mendata petani yang ingin mengharap lahan tersebut.

Dan, Dinas Pertanian menyediakan penyuluh pertanian, supaya hasil produksi cabai memuaskan.

”Siapa saja boleh ikut mengharap lahan cabai itu. Kita juga minta Dinas Pertanian untuk membentuk kelompok tani,” tegasnya.

Hasil cabai dari petani nanti akan dijual ke BUMD Kota Tanjungpinang.

”Kita ajak petani kita menanam cabai. Masih banyak lahan yang cocok untuk bertanam, apa saja termasuk cabai,” tegasnya.

Ditambahkan Lis, di lahan 10 haktere itu, juga akan dibuat ternak sapi atau ternak kambing. Kotoran kambing dan sapi, nantinya bisa dimanfaatkan untuk pupuk kandang untuk lahan cabai.

”Tak perlu lagi mencari pupuk organik. Kan, sudah bisa dibuat kalau ada kotoran sapi dan kambing banyak,” tegansya.

Supaya hasil panen petani mencapai target, pemerintah juga akan menyediakan pupuk subsidi untuk kelompok tani.

”Pupuk subsini sudah berjalan selama ini. Mungkin jumlahnya ditambah karena permintaan petani cukup tinggi,” tegasnya. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here