Wako Minta Menteri Cabut Fasilitas FTZ

0
2332
H M RUDI

BATAM – WALI Kota Batam HM Rudi sudah mengajukan kepada Kementerian Keuangan (Menkeu) dan Kementerian Perdagangan, agar fasilitas Free Trade Zone (FTZ) untuk kendaraan bermotor dicabut. Baik kendaraan bermotor jenis mobil dan motor.

Alasannya, mobil bukan fasilitas FTZ, namun fasilitas pribadi. Pencabutan fasilitas itu juga diharap dapat mengurangi kemacetan di Batam. Hal ini disampaikan Rudi, saat menyikapi arus kendaraan yang macet di Batam, Jumat lalu. Diharapkan, dengan membebaskan kendaraan di Batam keluar dan masuk ke daerah lain seperti kendaraan di daerah lain, dapat mengurangi kemacetan.

Baca Juga :  Warga Dam Baloi Direlokasi ke Piayu

”Saya sudah meminta menteri, mencabut fasilitas untuk kendaraan bermotor (PPn-BM),” katanya. Jika Kementerian sudah mencabut fasilitas itu, maka kendaraan di Batam akan sama dengan daerah lain. Menurutnya, fasilitas bebas PPn-BM di Batam menjadikan mobil murah. Namun di sisi lain, menyebabkan macet. Karena karyawan yang tugas di Batam dari daerah lain, lebih mudah membeli mobil. Namun saat pindah tugas lagi dari Batam. Kecenderungan pegawai dimaksud tidak membawa serta mobilnya keluar dari Batam.

”Karena selama ini, apa bila berpindah tugas, harus mengurus ke Beacuka, Samsat dan lain. Karena BBKP dicap lagi. Panjang, jadi banyak tak bawa kendaraan keluar Batam,” sebutnya. Selain itu, Rudi menyebutkan, mobil sebagai penyebab macet bukan untuk mendukung industri. Namun lebih karena kepentingan pribadi. Rudi berharap kebijakan pemerintah pusat akan dikeluarkan tahun ini atau tahun depan.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here