Wako Perintahkan Satpol PP Robohkan Bangunan Liar

0
867
BANGUNAN LIAR: H Lis Darmansyah melirik bangunan liar.F-Rayamon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah minta kepada Satpol PP dan BUMD untuk merobohkan bangunan liar yang berada di Pasar Baru di Kota Lama Jalan Pelantar KUD.

”Saya perintahkan Satpol PP untuk membongkar bangunan itu, dan dinas terkait pasalnya dalam sisi kontruksi tidak memenuhi syarat dan bangunan itu tidak layak dibangun sesuai denah Pemko Tanjungpinang,” kata Lis Darmasyah, Senin (8/5).

Lis menyebutkan, dirinya sudah mengingatkan kepada pemilik bangunan tersebut untuk tidak membangun di kawasan pasar tersebut, mengingat pertimbangan izin dan denah lahan milik Pemko Tanjungpinang yang sudah terstruktur.

Baca Juga :  Tanjungpinang Raih Penghargaan Kota Sehat

”Dari awal bangunan ini sudah dilarang untuk membangun. Tapi, kenapa bisa tegak sampai sekarang ini,” kata Lis Darmansyah.

Menurutnya, kurangnya pengawasan dari BUMD Kota Tanjungpinang, berakibat banyak bangunan liar berdiri. Pasar merupakan kewenangan dari BUMD dan diminta sekecil apapun hal-hal yang tidak benar untuk dapat ditertibkan.

”Awalnya sudah dilarang pembangunan tetapi sekarang sudah dibangun. Kalau kerja tidak mau beresiko, mending tidak usah kerja. Di pasar tidak ada geng-gengan dan preman,” ungkapnya.

Dirinya yakin, bahwa bangunan ini tidak memiliki izin, di negara hukum semuanya sama yang tidak benar untuk ditindak lanjuti. Apabila BUMD Kota Tanjungpinang tidak mampu untuk melakukan tugasnya dengan baik maka akan melakukan evalusai Direksi BUMD ini. Pemerintah akan segera lakukan rapat tentang permasalahan pasar ini

Baca Juga :  Tim Saber Pungli Incar Kepsek

”Sudah sejak dulu saya larang untuk tidak dibangun. 1.500 persen bangunan tidak ada izinnya BUMD untuk segera melakukan penertiban, silahkan ambil kebijakan bagaimana masyarakat bisa menikmati pasar ini,” ujarnya.

Dalam meningkatkan kenyamanan para pedagang, BUMD Kota Tanjungpinang untuk dapat membenahi pasar bisa merasa nyaman dan dapat meningkatkan perekonomian Kota Lama.

”Tidak ada preman, pasar tempat para pedagang, segera dilakukan penertiban agar aman dan nyaman,” uajrnya. (cr27)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here