Wako Perjuangkan Dua Jembatan

0
556
TERSENYUM: H Lis Darmansyah dan H Syahrul tersenyum. F-istimewa/hums pemko tanjungpinang

GANET – Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah telah mengajukan usulan pembangunan dua jembatan senilai Rp 300 miliar ke pemerintah pusat. Dua jembatan yang diusulkan dibangun, yaitu pembangunan jembatan dari Rimba Jaya ke Kampung Bugis dan jembatan dari Madong ke Sungai Nyirih di Senggarang. ”Proposal sudah saya serahkan langsung ke Pak Presiden. Mudahan tahun 2018 ini bisa dianggarkan di APBN,” kata Lis Darmansyah, belum lama ini.

Tapi, ia khawatir impian pembangunan dua jembatan itu tidak terwujud di tahun 2018. Karena APBN kembali diprediksi mengalami defisit. Ia terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, supaya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, agar tetap dianggarkan tahun depan. Lis tak putus-putusnya melakukan lobi-lobi di pusat, demi mewujudkan dua pembangunan jembatan itu di tahun 2018. ”Kita juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Kepri. Karena, untuk membangun Ibu Kota Provinsi Kepri Tanjungpinang, harus sama-sama, tidak boleh setengah-setengah,” tegasnya.

Kata Lis, kedua jembatan tersebut mendesak dibangun karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Ia yakin, bila kedua jembatan itu dibangun, pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota Tanjungpinang akan meningkat. Dan, jembatan Marina ke Kampung Bugis, selain memperpendek jarak, bisa menjadi kawasan wisata warga Tanjungpinang di malam hari.”Pasti cantik jembatannya nanti. Di atas jembatan di bawah ada kapal yang melintas, kalau malam cantik kelihatanya,” tegasnya.

Lis terus berusaha agar rencana pembangunan dua jembatan bisa terwujud. Dan, warga Tanjungpinang ingin ke Kampung Bugis, sudah ada pilihan, mau lewat darat ke Senggarang atau langsung mengunakan jembatan. Kata dia, untuk memakai dana ABPD Pemko untuk membangun dua pembangunan jembatan itu, ABPD kota belum mampu. Jalan satu-satunya, meminta dana dari APBN. ”Tapi kita juga berkoordinasi dengan Pemprov Kepri, kalau gagal mendapatkan APBN. Kita coba lobi Pemprov Kepri,” tegasnya.

Kata Lis, ia juga telah mengajukan anggaran ke pusat, untuk pembangunan masjid terapung di Tepilaut. ”Pembangunan masjid terapung Tepilaut, menjadi prioritas saya. Dan, tidak boleh diganggu lagi,” bebernya. Kata dia, tahun 2018 mendatang, ia kembali akan menganggarkan pembangunan food court di kawasan Melayu Square Tepilaut. ”Mestinya tahun ini sudah dibangun, karena dalam perjalanan kita mengalami devisit anggaran. Jadi, untuk pembangunan food court kita tunda dulu,” bebernya. (bas) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here