Wako Tegaskan Tugas Fungsi Guru

0
197
RAPAT: Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul SPd saat rapat bersama guru di SDN 11 Tnajungpinang Timur, belum lama ini. f-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul menuturkan, tugas guru ada dua yaitu mengajar dan mendidik siswa. Mengajar artinya mentransfer ilmu sedangkan mendidik merupakan kemampuan menerapkan karakter siswa yang berakhlak baik.

Terkait mengajar, menurutnya para guru sudah tak perlu diragukan. Semua guru pada dasarnya mampu mengajari siswa terkait materi pembelajaran. Tetapi untuk sukses mendidik siswa memiliki karakter yang baik, ini perlu kerja keras dan kemauan dari guru masing-masing.

Keinginan guru sekarang mendidik siswa jauh berbeda dengan dahulu. Para guru sudah fokus pada kemampuan siswa secara akedemis. Padahal keiginan pemerintah saat ini, selain pintar akademis siswa juga harus memiliki karakter. Mampu bersosialisasi dengan sesama dan memiliki akhlak yang baik sebagai pegangan hidup.

Untuk mewujudkan siswa berkarakter sangat bisa, ini dimulai dari kepedulian para guru. Mampu melihat kekurangan-kekurangan dari siswa, serta bagaimana mengatasi persoalan yang dimiliki.

Ada banyak siswa yang tak dapat menyerap materi pelajaran bukan karena daya IQ nya melainkan karena ada masalah yang dihadapi. Sehingga siswa tersebut tidak bisa konstrasi belajar. Hal-hal seperti ini, perlu diketahui dengan cara pendekatan.

Diceritakannya, sesuai pengalaman dulu menjadi guru, ia sangat memperhatikan gerak-gerik siswa. Jika ada yang tak wajar, sangat mudah diketahui, bahkan ia bisa mencari tahu persoalannya. Dengan demikian, bisa dicarikan solusi-solusinya.

Dicontohkannya, siswa terlambat masuk sekolah secara berturut-turut, ini merupakan persoalan. Ia tidak ingin memarahi siswa melainkan diajak berkomunikasi apa kendalanya. Jika demikian, ia dapat mengetahui persoalannya dan mencarikan solusi apakah dengan meminta bantuan orang tua atau wali muridnya atau bahkan cukup dengan nasehat saja.

Bila memungkinkan, ia juga tak enggan berkunjung ke rumah orangtua siswa. Ini dilakukan untuk siswa yang memang sulit menyerap mata pelajaran atau ada kenakalan-kenakalan lainnya di sekolah.

Dengan harapan, orangtua mau turut serta membantu menyelesaikan. ”Jika sudah demikian orang tua siswa pasti akan senang, merasa anaknya diperhatikan dan mau sama-sama mendidik akanya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Ditambahkannyam diera sekarang bukan hanya kaum bapak saja yang bekerja namun juga ibunya. Untuk itu, waktu untuk mendidik anak kurang, maka perlu sekali fokus perhatian dari para guru.

Jika bukan guru, tentu tidak ada lagi lembaga yang bisa mendidik siswa tersebut. Ia berharap para guru, bisa mendekatkan diri kepada siswa. Mencari tahu persoalan yang dihadapi dan mencari solusinya.

Bahkan ia meminta seluruh guru mampu menjaga teamwork mewujudkan lulusan pintar secara akademis dan memiliki karakter yang baik. Bila sudah demikian, maka generasi kedepan akan mampu memimpin negara ini lebih baik. ”Kita harus mau bahu-membahu mensukseskan pendidikan mulai dari guru maupun orangtua,” paparnya. (annadini/dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here