Wali Kota Cup, Memajukan Prestasi Olahraga

0
1157

Pemko Gelar Pertandingan 12 Cabor

TANJUNGPINANG – Untuk memajukan prestasi bidang olahraga, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang akan menggelar event bertajuk Wali Kota Cup II tahun 2017. Rencananya, 12 Cabang Olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan.

Pelaksanaannya sudah disusun dan diperkirakan dimulai pada September mendatang. Event ini digelar bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Meski demikian, sebelumnya akan ada pesta rakyat ”Gerak Jalan Proklamasi” pada akhir Agustus mendatang. ”Ini agenda yang pasti kita laksanakan,” kata Kadispora Tanjungpinang, Gunawan Grounimo, kepada Tanjungpinang Pos saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (26/7).

Baca Juga :  Alumni SMAN 1 Bagikan Sembako Gratis

Event Wali Kota Cup, merupakan kegiatan tahun kedua. Hanya saja ada perbedaan ini. Selain jumlah cabornya lebih banyak juga akan ada yang open atau terbuka untuk peserta dari luar daerah. Cabor yang terbuka untuk umum itu diantaranya, bola voli, sepak takraw, taekwondo, sepak bola dan wood ball yang terlebih dahulu sudah dilaksanakan, 13 Mei lalu.

Sedangkan, pertandingan Cabor untuk tingkat Kota Tanjungpinang. Yaitu bola basket, tenis lapangan, bulu tangkis, pencak silat, dayung, renang dan sepeda. ”Pertandingan wood ball sudah dilaksanakan lebih dahulu. Pesertanya ada dari berbagai daerah di Indonesia kemarin. Kita harapkan Cabor yang open minimal akan diikuti peserta dari kabupaten-kota di Kepri,” tuturnya.

Baca Juga :  Semua Penumpang Dijamin Terangkut

Ia mengaku telah menyurati Dispora di masing-masing kabupaten-kota di Kepri. Bagi peserta yang ingin mendaftar, dapat langsung menghubungi Pengurus kota (Pengkot) masing-masing olahraga. Sehingga terkait teknis sebelum pelaksanaannya bisa lebih detail dikomunikasikan. Ia meyakini, akan banyak peserta sebab sudah menjadi event yang ditunggu-tunggu.

Pertandingan ini juga sebagai wadah untuk memajukan olahraga. Dengan demikian, akan ada komunikasi antar pengurus atau pengelola organisasi keolahragaan, pelatih, dan atlet termasuk berkomunikasi dengan pemerintah melalui OPD terkait. Dengan harapan, tahun-tahun berikutnya dilaksanakan lebih sukses dan bahkan mengundang peserta dari luar daerah. ”Olahraga juga bisa menjadi pintu masuk wisatawan nusantara dan mancanegara bila di kelola dengan baik,” harapnya.

Baca Juga :  Ikan Selar Pemicu Inflasi

Namun, memang menurutnya, hal tersebut terkadang kembali kepada kekompakan dari berbagai elemen yang tergabung. Maka dari itu kegiatan pelatihan sekaligus berdiskusi bersama penggiat olahraga perlu dilaksanakan untuk menampung masukan.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here