Wapres Janji, Guru K2 Jadi CPNS

0
436
SISWA SMAN 2 Tanjungpinang saat olahraga di lapangan bersama sejumlah guru, belum lama ini. Di Kepri masih banyak guru honorer. f-suhardi/tanjungpinang pos

MenpanRB akan Verifikasi

Permintaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) agar guru honor diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai ada titik terang. Karena belum lama ini, Wakil Presiden (Wapres) mengatakan, pemerintah akan mengangkat guru honorer jadi CPNS tahun 2018 ini.

JAKARTA – SEBELUMNYA, Ketua PGRI Provinsi Kepri, Dadang AG juga menyatakan, salah satu permintaan para guru di Indonesia adalah agar guru honorer diangkat jadi CPNS.

Senin (12/3) kemarin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur juga mengisyaratkan akan mengangkat guru honorer kategori 2 (K2) menjadi CPNS tahun ini.

Ini sesuai dengan permintaan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat membuka rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan pada Februari 2018. Saat itu Wapres JK menyatakan pemerintah akan mengangkat guru honorer tahun ini.”Memang betul Wapres memerintahkan itu. Namun, saya dihadapkan dengan aturan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) serta PP Manajemen PNS,” ujar Menteri Asman dalam rapat kerja Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (12/3).

Dia menyebutkan, tahun ini pemerintah memang memprioritaskan guru dalam rekrutmen CPNS 2018. Itu sebabnya, KemenPAN-RB sudah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyisir seluruh guru honorer yang ada di data pokok kependidikan (dapodik).

Nantinya guru-guru honorer ini akan dilihat mana saja yang memenuhi kriteria. Seperti usia di bawah 35 tahun, masih mengabdi hingga sekarang, dan lainnya. Yang datanya valid bisa diusulkan dalam pengangkatan CPNS 2018.

”Saya dapat informasi, katanya banyak guru honorer yang namanya terdaftar tapi tidak aktif lagi mengajar. Yang serupa ini kami bersihkan datanya,” terangnya.

Dia mengaku tidak mau lagi ada honorer bodong terakomodir dalam pengangkatan CPNS. Karena validasi data sangat penting dilakukan.

”Kan aneh, tidak pernah mengajar tapi masih menuntut diangkat CPNS. Saya memohonan dukungan Komisi II untuk memberikan kami kesempatan memverifikasi data honorer yang ada,” tandasnya.(MARTUNAS-JPNN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here