Warga Batu 9 Tunggu Air PDAM

0
791
MEMPERBAIKI: Terlihat pekerja sedang menggali dan memperbaiki pipa PDAM Tirta Kepri yang bocor di Kawasan Batu 9, belum lama ini.F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri belum mampu memenuhi besarnya kebutuhan air bersih di Tanjungpinang. Ini terbukti dari daftar tunggu yang belum dapat direalisasikan pemasangannya hingga 2017 ini.

Seperti permohonan sambungan dari warga kawasan Batu 9 dan sekitarnya. Di antaranya perumahan di Jalan Putro, Hang Lekir, dan Kota Piring. Pihaknya sudah koordinasikan dengan pemerintahan Provinsi Kepri melalui Dinas Perumahan dan Permukiman untuk memasang jaringan-jaringan pipa di luar jangkauan PDAM. Dengan demikian, agar segera bisa terdistribusi air.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Kepri, Tri Wahyu mengatakan, daftar tunggu dari tahun 2011-2017 sekitar 8.731. Realisasinya dari tahun 2012-2017 sekitar 1.700, jadi masih ada sekitar 7.000. rumah yang menunggu di sambungkan air dari PDAM Tirta Kepri.

Baca Juga :  Harga Bawang di Pelantar Stabil

Kasubag Produksi Tirta Kepri, Budianto mengatakan, sumber air baku untuk wilayah kota Tanjungpinang, masih menggunakan Waduk Sungai Pulai dan Waduk Sungai Gisek. ”Sisanya, kita terus melakukan pemasangan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos saat di jumpai di ruang kerjanya belum lama ini.

PDAM Tirta Kepri, kata dia, mulai melakukan sambungan langganan baru sejak tahun 2012 hingga saat ini. Air bersih yang dikonsumsi masyarakat berasal dari dua tempat. Yakni dari Waduk Gesek dan Sungai Pulai.

Terkait kualitas air, PDAM Tirta Kepri mempunyai sub seksi laboratorium, untuk yang Internal kegiatanya melaksanakan pengawasan dan pengujian, agar kualitas air baku dan air hasil olahan dapat terjaga, dan untuk Eksternal. ”Kita menguji di PT KL Batam per tiga bulan sekali,” paparnya.

Baca Juga :  Tidak Terawat, Pemuda Bersihkan Taman PKK

Ia menilai kini banyak menerima komplain terkait air yang sering macet. Selain itu, banyak jalan berlubang karena pipa yang bocor. Biasanya ini di sebabkan beberapa hal, diantaranya pipa penyaluran air bocor di jalur Jaringan Distribusi Utama (JDU) karena kondisi pipa sudah sangat tua atau lama digunakan.

Sehingga mudah mengalami kerusakan. Ada juga faktor dari luar, diantaranya, pipa yang berada ditengah-tengah jalan dulunya masih kecil, ketika diperlebar pipa terkena, jadi rusak. (kharisma/ronal)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here