Warga Binaan Berdoa Bersama untuk Palu

0
81
Petugas dan warga binaan Rutan gelar doa bersama. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Warga Binaan Pemasyarakatan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, menggelar Salat Ghaib. Mereka juga menggelar doa bersama untuk musibah pilu yang melanda masyarakat di Kota Palu, Donggala, Sulawesi Tengah. Yakni, gempa bumi disertai tsunami.

Doa bersama ini yang berlangsung dengan khidmat dan tertib tersebut, diikuti oleh jajaran Rutan.

Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian untuk meringankan beban saudara yang terkena musibah.

Kepala Rutan Tanjungpinang Fonika Afandi mengatakan, dia menggelar doa bersama untuk mendoakan para korban bencana gempa dan tsunami di Palu, bukan hanya muslim namun dari doa bersama ini juga nasrani ikut mendoakan. Doa bersama ini juga sangat bermanfaat bagi warga binaan dikarenakan agar mereka warga binaan semakin tenang jiwanya dan membina karakter mereka.

”Kita turut berduga cita atas terjadinya bencana di Palu, ada sekitar 80 orang warga binaan yang ikut serta,” katanya Minggu (30/9).

Fonika menyebutkan, doa ini dipandu langsung melalui video teleconference, terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, diikuti oleh petugas pemasyarakatan dan warga binaan di seluruh Indonesia. ”Selain doa bersama, Rutan Tanjungpinang menggalang dana dari pegawai untuk para korban,” sebutnya.

Ia melanjutkan, kemudian dikoordinir dan disalurkan secara terpusat oleh Ditjen Pemasyarakatan bagi korban musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Pihaknya turut berduka cita atas kejadian gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Donggala, Sulawesi Tengah. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here