Warga Bisa Lihat Senjata Perang

0
555
DRAMA KOLOSAL: Prajurit TNI menggelar drama kolosal sejarah gerilya Laut Sultan Mahmud Riayat Syah saat peringatan HUT TNI ke-72 di Batamcenter Batam, Kamis (5/10). Berita terkait di hal 7. f-martua/tanjungpinang pos

Peringatan HUT Ke-72 TNI

BATAM – Peringatan HUT TNI ke -72 di Provinsi Kepri dipusatkan di Lapangan Engku Putri, Batam Centre, Kamis (5/10). Selain penampilan berbagai atraksi, juga digelar pameran alat utama sistem persenjataan (Alutsista). Sehingga masyarakat bisa melihat langsung berbagai senjata tempur yang dibeli dari uang rakyat tersebut

Pada pameran alusista ditampilkan senjata SS2, minimi, pistol FN, mortir 81, mortir 60 co, mortir 60, teropong, kompas, GPS, mobil, motor TNI hingga pakaian.

Pada peringatan kali ini, sejumlah atraksi juga ditampilkan pasukan TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Diantaranya, memecahkan es balok, menerobos api, memecahkan batako dan lainnya. Aparat kepolisian juga ambil bagian dalam kegiatan TNI ini.

Kegiatan yang diawali dengan upacara dengan dipimpin inspektur upacara Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (p) Dwika Djahya Setiawa. Sebelum atraksi pasukan dari semua kesatuan, drama kolosal dari TNI dan pelajar ditampilkan dengan mengangkat sejarah gerilya Laut Sultan Mahmud Riayat Syah.

Kisah itu menceritakan perjuangan masyarakat Kepri melawan Belanda untuk mempertahankan keutuhan NKRI. Selanjutnya, ditampilkan aksi bela diri dari anggota Marinir. Ada atraksi memecahkan balok batako dan mematahkan besi. Sementara tim anggota pencak silat TNI, menampilkan seni bela diri. Ada atraksi melompat lingkaran api dan lainnya.

Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Batam, HM Rudi, Wakil Wali Kota, Amsakar Achmad, Kapolda Kepri, Irjen Sam Budigusdian, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dan lainnya.

Sementara untuk inspektur upacara, dijalankan Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Dwika Djahya Setiawan pada perayaan HUT bertemakan ‘Bersama Rakyat TNI kuat’.

Dikerahkan pada upacara, Kompi I, gabungan TNI /Polri yang meliputi satu pleton Pamen gabungan, satu plton Pama gabungan, satu pleton gabungan POM TNI.

Sementara pasukan upacara ada dari Yonif 136, Yonif Raider khusus, Lantamal IV, Lanal Batam, Polda, Polres Barelang, Brimob dan lainnya. Diharapkan, TNI terus meningkatkan profesionalismenya dan tetap di cintai masyarakat. TNI ditegaskan akan selalu yang terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

”Sesuai amanah Panglima TNI kita dituntut untuk terus mengembangkan alustista yang modern dan profesional. Semoga TNI selalu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia,” harapnya.

Disebutkan, selama ini setiap peringatan HUT TNI selalu dilaksanakan Tanjungpinang karena ibu kota Provinsi dan pusat pemerintahan baik vertikal dan daerah tetapi karena pertimbangan strategis. ”Sehingga seluruh lapisan yang ada di Kota Batam dapat menyaksikan Alutsista yang dibeli uang rakyat,” imbuhnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here