Warga Bisa Pindah Pilih

0
73
M Hafidz Diwa Prayoga

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang tetap melayani masyarakat yang ingin pindah pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 mendatang.

”Sesuai slogan kita, KPU melayani. Kita tetap mempermudah masyarakat untuk melakukan pindah pilih,” kata Devisi Program dan Data KPU Kota Tanjungpinang, M Hafidz Diwa Prayoga kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (4/10).

Berbagai jenis pindah pilih yang bakal dilakukan oleh masyarakat. Ada masyarakat yang ingin melakukan pindah pilih antar daerah pemilih (dapil) satu ke dapil lain masih di lingkungan Kota Tanjungpinang. Atau masyarakat ingin pindah pilih dari satu daerah ke daerah lainnya masih di lingkungan Provinsi Kepri.

Apabila ingin melakukan pindah pilih, Yoga minta masyarakat untuk segera melaporkan ke petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di kelurahan tempat tinggalnya. Atau, masyarakat tersebut bisa juga jumpa dengan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kecamatan masing-masing.

Kemudian, masyarakat bisa langsung datang ke Kantor KPU Kota Tanjungpinang berada di Jalan Handjoyo Putro, Km 8 Atas Tanjungpinang. ”Kita akan fasilitasi,” ucap dia.

Sebelum melaporkan pindah pilih, ia sarankan masyarakat untuk membawa fotocopy KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK). Agar petugas bisa langsung proses pindah pilih.

Karena nama masyarakat yang melakukan pindah pilih akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Ini diatur di Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2018 tentang penyusunan daftar pemilih di dalam negeri dalam penyelenggaraan Pemilu di pasal 36 ayat 2, DPTb sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas data Pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain.

Pasal 3, keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat 2 berbunyi, butir a, menjalankan tugas pemerintahan di tempat lain pada hari pemungutan suara. Butir b, menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi.

Kemudian, dibutir c berbunyi penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial/panti rehabilitasi. Butir d, menjalani rehabilitasi narkoba. Butir e, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga permasyarakatan. Butir f, tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi. Butir g, pindah domisili; dan/atau, butir h, tertimpa bencana alam.

Hanya saja, lanjut dia, masyarakat yang sudah pindah pilih akan diberikan beberapa surat suara pada saat 17 April 2019 mendatang. Misalkan, ingin pindah pilih antardaerah pemilihan (dapil) satu ke dapil lainnya masih di Kota Tanjungpinang, maka masyarakat hanya dapat empat surat suara dari petugas di Tempat Pemungutam Suara (TPS).

Yaitu surat suara untuk memilih calon Aggota DPRD Provinsi Kepri, calon Anggota DPR RI, calon Anggota DPD RI dan calon Presiden dan Wakil Presiden.

Sedangkan surat suara untuk memilih calon Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, masyarakat tersebut tidak bisa dapat. ”Karena sudah pindah pilih dapil,” terang dia.

Begitu juga, masyarakat yang pindah daerah pilih dari satu daerah ke daerah lain masih di Provinsi Kepri. (dri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here