Warga Curiga, Ikan Es Tak Dihinggapi Lalat

0
783
PEDAGANG IKAN: Ikan es dijual di Pasar Bukit Tembak, Meral, Karimun. Meskipun kualitas ikan diragukan tetap saja habis terjual. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – LEMAHNYA pengawasan di lapangan membuat ikan es asal Pekanbaru beredar di Pasar Karimun. Masyarakat menilai, ikan es tersebut tidak layak dikonsumsi dan meminta pihak terkait untuk memastikan layak konsumsi. Ikan yang beredar tersebut diangkut menggunakan lori dengan kemasan kotak. ”Kenapa kami minta diawasi oleh pihak karantina atau instasi lainnya. Kami perhatikan lalat saja tidak menghampiri ikan itu ketika ditaruh di meja. Berbeda dengan ikan lain yang ditangkap oleh nelayan lokal atau ikan dari perairan Kepri,” kata Jepun, warga Karimun, Senin (24/7).

Baca Juga :  Peserta SKB Tunggu Pengumuman

Ikan-ikan tersebut, tiba di pasar dalam kondisi keras karena diberi es. Ikan-ikan itu dibongkar di gudang yang berlokasi di Jalan Nusantara, persisnya di belakang salah satu hotel berbintang di Karimun. Informasinya, ikan didatangkan pengusaha yang dikenal dekat dengan dinas dan pihak terkait lainnya.

Ia menyarankan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri atau Dinas Kesehatan dapat melakukan uji laboratorium ikan ikan yang tersebut. ”Perbedaan ikan tersebut dengan ikan lainnya cukup mencolok, ikan es selalu kelihatan segar dan lalat pun enggan hinggap,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolres Ajak Netizen Cegah Berita Hoax

Selain itu, ia mempertanyakan kinerja pegawai Karantina dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun. Karena, selama ini dinilai kurang mengawasi ikan yang beredar di pasaran seperti ikan es. Informasi yang beredar di sekitaran Jalan Nusantara, setiap lori bermuatan ikan dari Pekanbaru tiba di Karimum. Beberapa orang berseragam dari Instansi Pemerintah kerap masuk ke dalam gudang. Namun, tidak diketahui apa yang mereka lakukan di dalam gudang.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here