Warga Diminta Ikut Awasi Distribusi Beras

0
459
CEK BERAS: Personel Satgas Beras saat mendatangi salah satu toko sembako untuk memeriksa kualitas beras yang dijual. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Belum lama ini masyarakat Natuna dihebohkan dengan beredarnya beras yang dicampur zat pemutih di pasar. Namun, setelah pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Natuna tidak ditemukan di pasaran. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Beras AKP Komarudin mengajak masyarakat, untuk bersinergi dalam mengawasi beras dari gangguan zat-zat berbahaya yang diduga sengaja dilakukan oknum pedagang.

Ia menjelaskan, Satgas Beras dibentuk oleh Polda Kepri beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Polres Natuna telah membentuk Satgas Pangan dan fungsinya digabung dengan dengan Satgas Beras. ”Hari selasa kemarin Polda Kepri sudah membentuk Satgas Beras. Struktur organisasi dan fungsinya, dirangkap dengan Satgas Pangan,” kata AKP Komar, Jumat (21/7).

AKP Komarudin sangat menyadari, kegiatan pengawasan dan penindakan tidak bisa dilakukan sendiri. Untuk itu, ia sangat berharap dukungan semua pihak terutama sekali masyarakat. Dengan dukungan masyarakat, petugas dapat bekerja cepat dan maksimal di lapangan. ”Tapi walaupun Satgas sudah terbentuk, semua pihak harus proaktif dalam melakukan pengawasan dan penyampaian informasi. Ini tugas kita semua tanpa terkecuali karena beras adalah keperluan semua orang, maka wajar kalau kita jaga bersama-sama,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya, bukan hanya beras yang harus diawasi dan dijaga akan tetapi semua jenis pangan harus terjaga kualitas dan kelayakannya sebagai bahan konsumsi masyarakat. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengawasi harga bahan pokok secara bersama-sama. Harga pangan harus stabil, jangan sampai mengalami kenaikan yang ekstrem. ”Intinya, semua bahan pangan harus kita awasi bersama. Jangan sampai apa yang kita beli untuk dimakan mengandung zat-zat yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat begitu juga dengan harganya,” ungkapnya.

Jangan sampai harga pangan mencekik para pembeli. ”Bila ada informasi mengenai hal di atas, mohon kerja sama dan dukungannya berupa informasi agar kita bisa secepat mungkin melakukan penindakan,” pungkasnya. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here