Warga Gerah Listrik Sering Padam

0
108
PIHAK PLN dan Personel Polsek Siantan saat menangani pohon yang tumbang yang mengakibatkan kerusakan jaringan pada kabel listrik beberapa waktu lalu. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos
Sejumlah warga Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas mulai gerah akibat seringnya dilakukan pemadaman listrik. Adanya perbaikan dan gangguan di sejumlah titik, jadi alasan PLN Anambas kepada pelanggan.

ANAMBAS – ”Saya heran saja, kenapa sering dilakukan pemadaman listrik. Sering sekali padam listriknya. Hari Sabtu (23/3) padam total dari pukul 09.00-13.30WIB. Pagi tadi sempat padam juga,” ucap Susi, pemilik warung kelontong di Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (24/3).

Kata dia, info yang ia peroleh dari sejumlah masyarakat bahwa mesin yang dikelola oleh PLN Anambas tergolong masih baru. Herannya, listrik sering terjadi pemadaman.

”Mudah-mudahan cepat selesai persoalan teknis pihak PLN. Agar tidak terjadi lagi pemadaman listrik lagi,” tutur dia.

Akibat dari pemadaman yang tidak teratur, akan merugikan warga sebab barang-barang elektronik yang ada dirumah akan mengalami kerusakan.

”Belum ada yang rusak lagi barang-barang elektronik di rumah saya. Tapi tidak tahu di rumah orang lain. Saya harapkan pengelola listrik harus bisa memberi pelayanan, terhadap pelanggan seperti kami ini. Kami bayar bukan gratis,” kesalnya.

Sedangkan warga Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan Supri mengatakan, sebagai pengusaha menyediakan batu es menggunakan kulkas tentu sangat membutuhkan arus listrik yang banyak dan memadai.

Batu es itu sendiri, dijual kepada para nelayan setiap harinya.

”Listrik padam sudah tentu sangat menganggu usaha saya. Kemarin hari Sabtu listrik padam cukup lama hingga batu es miliknya, tidak bisa matang secara maksimal. Saya rugi nelayan juga terimbas,” sebut dia.

Lanjutnya, sebelumnya sangat jarang terjadi padam listrik. Bahkan alasannya bermacam-macam, disebabkan gangguan teknis mesin, jaringan listrik. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here