Warga Harus Bijak di Medsos

0
114
SEJUMLAH anak berkumpul usai pulang sekolah untuk memanfaatkan akses Wifi gratis. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto menekankan kepada seluruh masyarakat untuk bisa teliti dan bijak menyikapi pemberitaan maupun informasi yang beredar di media sosial (Medsos).

Ia mengatakan, dalam menggunakan Medsos harus juga memahami bahwa Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE yang bisa menjerat segala informasi tidak jelas dan bisa menyesatkan.

”Jadi kepada masyarakat, untuk bisa memahami betul dengan aturan UU-ITE, dan diminta supaya selalu berpikir dan mencari kebenaran pemberitaan maupun informasi yang jelas,” ujar Kapolres Nugroho di ruang kerjanya, Selasa (18/9).

Ia mengingatkan, apabila ada masalah berita yang tidak jelas kebenarannya jangan sekali-kali langsung dishare ke Medsos. Sebab, hal itu bisa berdampak sangat fatal sekali dan terjerat UU-ITE.

”Kalau ada informasi harus dicek, croscek dan klarifikasi tentang informasi tersebut kepada sumber yang mengirim terlebih dahulu. Jadi jika belum tahu kebenarannya, maka lebih baik diam dan tidak di-share ke Medsos,” ungkapnya.

Sekarang ini, pihaknya terus gencar menyuarakan dan melakukan upaya antisipasi penyebaran berita atau informasi bohong (Hoax). Selain itu, kampanye Anti Hoax ini diviralkan ke medsos baik itu Youtube, IG, FB, Tweeter.

Dengan harapan, agar masyarakat akan menjadi paham dan mengerti untuk tidak menyebarkan informasi atau berita bohong, fitnah dan ujaran kebencian kepada siapapun.

”Kita bersama seluruh jajaran Polres Natuna setiap harinya terus mengajak para pejabat dan unsur terkait serta masyarakat untuk bersama-sama mengkampanyekan anti hoax,” tutupnya.

Upaya itu, juga dilakukan oleh akademisi yakni mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang yang belum lama ini melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Natuna.

Salah satu kelompok menyelenggarakan sosialisasi dampak penyalahgunaan smarthphone, yang berlangsung di SD 001 Desa Harapan Jaya di Kecamatan Bunguran Tengah. Tujuannya, adalah tak lain untuk mengedukasi bagaimana bijak menggunakan smartphone.

Sebab, era globalisasi saat ini ribuan bahkan jutaan informasi tersaji dengan mudah melalui internet pada smarthphone. Untuk itu, perlu adanya pengawasan ekstra bagi orangtua yang memiliki anak di bawah umur ketika bermain smartphone.(hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here