Warga Jangan Ragu Beli Beras

0
556
PERLIHATKAN BERAS: Seorang konsumen memperlihatkan kualitas beras bulog yang dijual di swalayan Tanjunguban, kemarin f-istimewa/tanjungpinang pos

BINTAN – DINAS Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan mengimbau agar warga tidak panik atau jangan ragu, untuk membeli beras Bulog. Informasi beras plastik yang beredar di Tanjunguban, akibat postingan akun facebook dan ditanggapi oleh media massa itu adalah informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Setia Kurniawan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan menyampaikan, isu soal beras yang dipertanyakan oleh pengguna facebook bernama Ryan Firdaus Syaputra tersebut, harus dinilai dengan cerdas.

”Kalau dilihat secara kasat mata dan dipegang serta melihat videonya, itu beras asli. Namun kami akan tetap meneliti di laboratorium, agar dapat diputuskan secara ilmiah dan tidak menjadi polemik,” katanya, Kamis (6/7) kemarin. Ia menegaskan, hingga saat ini isu beras yang beredar di Indonesia yang terbuat dari plastik, belum ada yang terbukti. Isu di akun facebook tersebut dipastikan tidak benar. Karena, harga biji plastik jauh lebih mahal dibandingkan beras, dengan kualitas terbaik sekali pun.

”Butiran plastik itu Rp 60 ribu harganya per kilogram. Kalau beras, paling mahal Rp 25 ribu. Sedangkan beras beras Bulog, hanya Rp 9 ribu. Kalau dilakukan sabotase mungkinlah, tapi kalau dijual skala besar tidak mungkin,” jelasnya. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik terhadap isu-isu yang beredar. Sebaiknya langsung melapor ke polisi, camat atau DKUPP bila menemukan beras plastik.

Sementara, Ryan Firdaus Syahputra yang dikonfirmasi soal postingan akun facebook miliknya menyatakan, dirinya tidak menyebut itu beras plastik. Melainkan meminta pendapat kepada netizen soal beras yang ia beli. Karena menurutnya aneh, dan tidak seperti kualitas beras sebelumnya yang ia beli.

”Saya posting video agar dapat dilihat bersama, apakah beras tersebut aneh atau tidak. Dan apakah benar-benar beras, dan tidak mengandung plastik,” sebutnya. Ia menambahkan, atas postingannya tersebut, beras yang ada beli di salah satu toko di Tanjunguban, sebagian sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.(JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here