Warga Keluhkan Kartu Prabayar Tak Bisa Registrasi

0
827
Teguh Susanto

TANJUNGPINANG – Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanjungpinang terus mengsosialisasikan dan mewajibkan registrasi kartu prabayar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomer Kartu Keluarga (KK). Namun ada saja yang sudah memasukkan dengan benar dan tetap gagal mendaftar.

Pengguna tidak perlu panik jika pendaftaran atau pendafataran ulang menggunakan NIK dan nomor KK yang benar ternyata gagal, sebab ada solusi dan alternatif yang bisa ditempuh dengan mudah.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik dari Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto bila gagal melakukan registrasi, Solusi yang diberikan, masyarakat diminta untuk menghubungi ke call center Dukcapil di nomor 1500537 atau hubungi nomor 08118005373. Masyarakat mengirim permasalahan yang dihadapinya di alamat email yakni emailnya callcenter.dukcapil@gmail.com.

Baca Juga :  Dari Kita Untuk Kita

Jadi, sebelum registrasi kartu prabayar, Teguh memberikan saran baiknya masyarakat untuk memastikan terlebih dahulu NIK dan nomor KK yang dimiliki. Apakah sudah masuk dalam database Dukcapil atau belum. Yang ia tahu, NIK yang dimiliki pengguna kartu prayar tidak bakal berubah alias tetap. Meskipun pengguna kartu prabayar tersebut sudah pindah alamat rumah hingga KK.

”Ada warga kita yang melaporkan permasalahan tidak bisa registrasi kartu prabayar miliknya,” kata Teguh Susanto.

Kemudian, setelah NIK dan KK terdaftar, warga sudah bisa mendaftar. Sebab, kalau kartu tidak didaftarkan akan diblokir oleh operator secara otomatis. Yang perlu diingat, kata mantan Lurah Tanjungunggat ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan registrasi mandiri (secara sendiri) hanya tiga kali per operator kartu prabayar.

Baca Juga :  Warga Nikmati PJU

Apabila lebih dari tiga kartu, maka pengguna kartu prabayar bisa lakukan registrasi melalui gerai sesuai operator pada kartu prabayar yang digunakan. Ini sudah jelas diatur di Permen Kominfo Nomor 14 tahun 2017 tentang perubahan atas Permen Kominfo Nomor 12 tahun 2016 tentang registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tepatnya di pasal 11 ayat 2. Ia juga minta kepada pelajar yang memiliki hape, juga harus mendaftarkan nomor hapenya, sesuai yang tercantung NIK dan KK milik orang tua.

”Kita harapkan semua warga Tanjungpinang yang memiliki handphone baiknya melakukan registrasi sebelum diblokir oleh operator,” tegasnya. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here