Warga Keluhkan Puluhan PJU Tidak Berfungsi

0
535

Warga Karimun mengeluhkan puluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Poros yang tidak menyala di malam hari sehingga gelap gulita dan rawan kriminalitas.

KARIMUN – Masyarakat menilai persoalan tersebut terkesan dibiarkan dan hingga kini belum ada upaya untuk menerangi jalan itu.

Surya, warga Meral mengatakan, banyaknya lampu PJU yang tidak berfungsi mengganggu kenyamanan. Minimnya penerangan dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan serta tindak kriminalitas jalanan.

Ia mencontohkan, beberapa tahun lalu, ada seseorang perempuan menjadi korban tindakan pemerkosaan di malam hari. Surya menyebutkan, kejadian tersebut tidak jauh dari pinggir jalan akibat minimnya PJU ketika itu. Sehingga, pelaku tidak khawatir aksinya diketahui pengguna jalan yang melintas dalam kondisi gelap gulita.

Baca Juga :  Bupati Karimun Buka MTQ Kecamatan Tebing

Minimnya lampu PJU, membuat beberapa warga yang bermukim di sekitaran Jalan Poros enggan bepergian di malam hari dengan sepeda motor. Dengan berbagai pertimbangan, warga mementingkan keselamatan diri dari ancaman seperti laka lantas dan tindak pidana lainnya.

”Kondisi lampu PJU tidak berfungsi, sudah bukan barang baru di Karimun. Hampir di semua jalan seperti di Jalan Poros, didapati sedikitnya 25 bola lampu PJU tidak menyala pada jarak 1 Km. Tidak menutup kemungkinan, lampu PJU di Pulau Kundur, Buru, Moro juga mengalami hal serupa,” jelas Surya.

Baca Juga :  Mahasiswa Gelar Lomba Hafalan Ayat Alquran

Banyaknya lampu PJU tidak berfungsi, ia pun mempertanyakan dana perawatan PJU pada dinas terkait. ”Kalau ada dana itu, berapa anggarannya per tahun. Untuk perawatan apa saja yang dilakukan dan tahun 2017, berapa anggaran perawatan penerangan jalan,” terang Surya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karimun Kamarulazi mengatakan, pada tahun 2017 Kabupaten Karimun menerima sedikitnya Rp 14 miliar dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang disetorkan ke Kas Daerah.

”Jumlah pastinya kami belum tau, karena sedang menunggu audit BPK. Hasil jelasnya setelah berdasarkan audit dalam hal ini Bapenda hanya sebatas mencatat pemasukan ke kas daerah. Tidak ada tugas lain,” kata Kamarullazi.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here