Warga Kepri Jangan Mau Dipecah

0
613
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun didampingi Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H sekaligus Makan Berjamba Persatuan Keluarga Daerah Piaman di Masjid Darussalam Punggur, Kota Batam, Minggu (4/2) petang. F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Peringati Maulid Nabi di Punggur Batam

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat di Kepri untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Benteng pemersatu harus diperkokoh dari masuknya kelompok pemecah persatuan dan kebersamaan masyarakat Kepri.

BATAM – “Kami ingin membangun Kepri dengan silaturahmi dan kebersamaan,” kata Nurdin usai menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H sekaligus Makan Berjamba Persatuan Keluarga Daerah Piaman di Masjid Darussalam Punggur, Kota Batam, Minggu (4/2) petang.

Tampak hadir saat itu anggota DPRD Kepri yang juga Ketua DPW PKDP Kepri Sukri Fahrial, Sekretaris Daerah Kepri H. TS Arief Fadillah, Asisten Administrasi Umum Kepri M Hasbi, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana dan masyarakat Pariaman di Batam.

Hadir juga dari perkumpulan Gema Minang, IKSB, Bundo Kanduang serta lainnya sebagai wujud kebersamaan.

Baca Juga :  Dewan Soroti Kadis Rangkap Jabatan

Menurut Nurdin, paham radikal, isu-isu pemecah persatuan bangsa dan bahaya narkoba karena dampak yang diberikan sangat merugikan negeri ini. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama membentengi Kepri dari ancaman tersebut.

Di Indonesia, kata Gubernur terdapat sebanyak 700-an suku dan 1.000 lebih budaya yang harus terus sama-sama dilestarikan. Sebagai contoh budaya Pariaman yang harus dijadikan sebagai penarik wisatawan dan akan memberi hasil bagi masyarakat.

Gubernur menyampaikan agar agenda kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas PKDP yang semula 3 tahun sekali menjadi setiap tahun.

”Silaturahmi harus kita jalin dengan siapa saja karena akan memberikan manfaat bagi kita semua,” kata Nurdin lagi.

Baca Juga :  Listrik Tak Masuk, Warga Pulau Iri

Gubernur mengajak seluruh warga Pariaman yang ada di Kota Batam khususnya maupun Provinsi Kepri umumnya untuk bersama-sama turut serta dalam membangun daerah ini.

Nurdin sendiri sejak di Karimun mendapat Gelar Datuak Alam Sati. Kegiatan yang dilaksanakan selain peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H yakni Badikie Samalam Suntuak, Sharafal Anam, Sholawat Dulang, dan Hikayat.

Saat sampai di Masjid Darussalam, Nurdin Basirun disambut masyarakat Pariaman dengan iringan musik tradisional Tambua. Acara terlihat begitu meriah dan seluruh masyarakat Pariaman/Piaman yang berada di Kota Batam turut hadir di acara ini.

Ketua PKDP Sukri Fahrial mengatakan, tahun ini, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah bergiliran dan dilaksanakan di Masjid Darussalam Kecamatan Nongsa yang mana biasanya dilaksanakan di Masjid Babussalam Bengkong.

Baca Juga :  Hindari Korona, Pembelian BBG Dibayar Nontunai

Kata Sukri, merupakan budaya dan ciri khas masyarakat Piaman dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan semalam suntuk.

Sholawat masyarakat Pariaman juga, kata Sukri mempunyai ciri khas tersendiri serta sudah turun temurun dari nenek moyang dengan iringan alat musik talam sehingga dinamakan Sholawat Dulang

”Ada tiga syarat untuk Merantau bagi warga Pariaman yakni Surau (Beragama), Lapau (Pengalaman) dan Gurau (Komunikasi Bersama),” kata anggota DPRD Kepri ini.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here