Warga Mapur Bintan Minta Dibangun SMA

0
77
GUbernur Kepri H Nurdin Basirun didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Kadisdik Kepri M Dali saat mengunjungi salah satu sekolah dasar di Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan, Rabu (26/9). F-istimewa

BINTAN – Kunjungan kerja rombongan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ke Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir disambut baik masyarakat di pulau yang berbatasan dengan laut Natuna Utara (dulu disebut Laut Cina Selatan) tersebut, Rabu (26/9).

Saat turun ke pulau itu, gubernur didampingi Sekdaprov Kepri, H TS Arif Fadillah dan pejabat Pemprov Kepri lainnya. Saat itu, rombongan Nurdin berkesempatan mengunjungi beberapa sekolah menengah dasar dan sekolah menengah pertama.

Yadi salah satu warga Mapur menyampaikan, keluhan yang mereka alami selama belasan tahun tinggal di pulau itu. Yadi, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) sangat mereka butuhkan.

Karena menurutnya selama ini biaya pendidikan yang mereka tanggung mampu mencapai jutaan rupiah sebulan.

”Kami sangat membutuhkan SMA, karena selama ini biaya pendidikan yang kami tanggung sangat besar, sementara pendapatan yang kami dapat sangat terbatas,” ujar Yadi saat menggelar dialog bersama Nurdin dan Wakil Bupati Bintan H Dalmasri.

Sebagai informasi di Pulau ini, terdapat 4 Rukun Tetangga dengan total kepala keluarga mampu mencapai ratusan orang. Sementara sekolah yang tersedia masih satu atap (Satap) antara bangunan SD dengan SMP.

Murid yang sekolah di bangunan itu pun harus terbagi pagi dan siang. Mengingat, bangunan yang tertas serta hanya tersedia dua orang tenaga pendidik saja.

Nurdin sangat merespon positif, terkait apa yang menjadi keluhan masyarakat di Pulau tersebut. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Kepri HM Dali, Nurdin meminta agar ali mengabulkan permintaan masyarakat tersebut.

”Yang kami harapkan, dukungan masyarakat. Seperti lahan, Insya Allah ke depan apa yang menjadi harapan kita bersama, segera terwujud,” ujar Dali.

Salah satu hal serius yang diperhatikan Nurdin di Pulau Mapur itu adalah masalah pendidikan. Apalagi setelah mengecek langsung jarak tempuh antarsekolah dengan menggunakan jalur darat. Jarak 11 kilometer harus ditempuh melalui jalan yang sempit dan berliku.

Nurdin langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali untuk memberi perhatian pada penambahan ruang kelas. Selain itu, tenaga pengajar juga harus ditambah.

Dan begitu juga dengan masalah pendidikan, Nurdin langsung menyampaikan kepada Kadis Pendidikan agar untuk penambahan guru dan ruang kelas. Yang mana jarak tempuh SD ke SMP sangat jauh dengan jarak 11 Km yang jalan rusak parah.

”Saya perintahkan Pak Dali, ingat ini menjadi prioritas ke depannya untuk dibangun sekolah kelas jauh SD dan SMP satu atap dan penambahan pengajar,” tegas Nurdin.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan sangat mengapresiasikan sosok Gubernur. Yang tidak pernah ketemu capek untuk membangun negeri.

”Inilah sosok pemimpin yang bijak dan bekerja keras, dan orang tua yang tak pernah letih kalau soal peninjauan,” kata Dalmasri.

Persoalan kekurangan sekolah masih terjadi di Kepri terutama Kota Batam. Setiap kali tahun ajaran baru saat penerimaan siswa baru, Batam selalu bergejolak.

Untuk Tanjungpinang, gejolak terjadi saat penerimaan siswa SMP karena kekurangan sekolah negeri khusus di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Pemerintah pun sudah merencanakan penambahan beberapa SMP di Tanjungpinang Timur.

Nurdin berkunjung ke Mapur juga untuk mengikuti kegiatan karang taruna (katar) yang digelar di sana. Kepada kader katar untuk berinovasi dan membawa masyarakat ke kebiasaan yang positif.

Bukan sekedar organisasi masyarakat saja, tapi menyokong beragam kegiatan dan maju kembangkan daerah.

”Saya ingin pemuda pemudi menggalang kekompakan untuk bersatu padu bersama masyarakat dalam membangun negeri,” ujar Nurdin saat memberi sambutan Sejuta Bhakti Karang Taruna untuk Kepri di Desa Mapur.

Gubernur yang didamping Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah mengatakan, Karang Taruna dapat menjadi wadah pemuda pemudi untuk berkreasi dan berkembang. Karang Taruna juga bisa membantu mensosialisasikan pembangunan Kepri.

”Karang taruna sangat luar biasa, dedikasinya dalam mensukseskan kegiatan tidak perlu diragukan. Ke depan Karang Taruna dapat mendukung dan terlibat langsung dalam pembangunan di Provinsi Kepri,” kata Nurdin. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here