Warga Minta Harga Tiket Pesawat Tak Mahal

0
274
Manager Airport Operasional Service and Maintenance, M Wahid Jumadi sedang membagikan angpau berisi cokelat kepada penumpang saat berada di Bandara RHF Tanjungpinang, belum lama ini. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos
Otoritas Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mengakui sudah terjadi tren jumlah penumpang pesawat naik sejak awal Mei ini.

TANJUNGPINANG – Sebelumnya, terjadi penurunan penumpang, diduga antara lain, akibat kenaikan harga tiket pesawat dan bagasi berbayar.

Plt GM PT Angkasa Pura II Bandara RHF Tanjungpinang Agust Lubist mengaku terjadi tren penumpang naik karena masyarakat sudah memahami soal bagasi berbayar yang diterapkan beberapa maskapai.

”Jumlah penumpang sudah naik lagi, pernah turun sampai 30 persen,” kata Agust Lubisk usai menghadiri serah terima bangunan yang dibangun oleh PT Angkasa Pura II Bandara RHF ke Walikota Tanjungpinang, di TPQ Baitul Mukminin di Kijang Kencana IV, Jumat kemarin.

Sambung dia, jumlah penumpang yang tiba dan berangkat di Bandara RHF per harinya, sudah bergerak naik. Sebelumnya, rata-rata per hari mencapai 950 sam pai 1.000 penumpang, kini mulai bergerak naik. Dan, ia memprediksikan nanti per hari penumpang yang tiba maupun yang berangkat bisa mencapai 1.300 bahkan 1.400 penumpang.

”Hingga kemarin maskapai yang beroperasi di bandara kita belum ada mengajukan ekstra flight atau penambangan penerbangan sambut arus mudik lebaran nanti,” ujarnya.

Ia juga optimis kalau jumlah penumpang akan meningkat saat arus mudik. Karena, satu-satunya transporasi antar pulau yang cepat di Kepri hanya ada maskapai penerbangan dan kapal laut. Berbeda dengan daerah yang tinggal di daratan, jasa transportasinya ada angkutan kereta api dan bus. Mereka banyak pilihan.

”Kita yang tinggal di daerah kepulauan, moda transportasinya hanya pesawat dan kapal laut,” ujarnya.

Ia juga membeberkan, hingga kemarin, belum ada maskapai yang positif untuk menambah rute baru, terutama dari Tanjungpinang kebeberapa daerah yang dinilai layak diterbangi.

Misalnya dari Tanjungpinang ke Padang (PP), Tanjungpinang ke Sumatera Utara. Atau, ada penerbangan dari Tanjungpinang ke Bandara Halim Perdama Kusuma. Tiga maskapai yang beroperasi dari Tanjungpinang yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya, mereka langsung dari Tanjungpinang ke Bandara Soerkarno-Hatta. Rini, salah satu warga Tanjungpinang berharap agar saat arus mudik nanti, tiket pesawat tidak terlalu mahal.

”Sekarang saja harga tiket hampir satu juta rupiah ke Jakarta, takut arus mudik tiket sudah di atas satu juta rupiah,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sedang mencari berbagai strategi untuk menurunkan harga tiket pesawat, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran 2019.

Ketika ditanya mengenai strategi apa yang akan dilakukan untuk menurunkan tarif tiket pesawat, Budi Karya menjelaskan, Kemenhub akan mencari hitungan dan dasar hukum yang tepat sebelum melakukan langkah soal tarif atas dan bawah.

”Makanya kita lagi akan hitung cari dasar hukum. Kalau memungkinkan kita lakukan,” kata Budi di Kementerian Perhubungan, Senin (29/4) lalu.

Namun, ia memastikan bahwa perusahaan maskapai penerbangan tidak melanggar peraturan soal tarif atas dan bawah terkait mahalnya harga tiket.

”Jadi gini, kita juga harus tahu dan saya berkewajiban informasikan dunia penerbangan internasional tidak kenal pembatasan tarif. Beruntung kita punya tarif batas atas dan tarif batas bawah, sejauh ini maskapai tidak melanggar,” jelas dia.

Budi Karya menjelaskan, Indonesia beruntung masih memiliki regulasi soal tarif atas dan bawah. Hal ini dilakukan untuk melindungi pengguna jasa dan perusahaan maskapai.

”Kalau tidak ada tarif batas atas dan bawah karena semua menganut naik ke platform lebih tinggi. Yang dalam kuasa kami adalah usaha persuasif mudah-mudahan berkaitan Lebaran mereka akan lakukan,” kata dia.

Sebelumnya, Budi mengaku meminta bantuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution untuk mengintervensi harga tiket pesawat yang mahal.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here