Warga Minta Petugas Kebersihan Laut Ditambah

0
525
Petugas kebersihan sedang mengangkut sampah dari hasil gotong royong pemerintah dan warga baru-baru ini. f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Hingga saat ini, Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang belum memiliki solusi, untuk mengatasi sampah di kawasan pelantar. Baik itu sampah yang menumpuk di bawah kolong rumah warga maupun sampah kiriman saat pasang rob maupun musim angin utara.

Bahkan warga pelantar meminta siapa saja Wali Kota Tanjungpinang yang terpilih nanti, harus bisa memberikan solusinya untuk mengatasi sampah di kawasan pelantar tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Acua warga Pelantar II, kemarin. ”Sekarang sudah memasuki massa pemilihan calon Walikota Tanjungpinang yang baru, kita meminta agar pemerintah mempunyai solusi untuk permasalahan sampah khususnya didaerah Pelantar II,” tegasnya.

Baca Juga :  Pol Air Sahur Bersama Nelayan

Kata dia, di zaman kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah-H Syahrul, sudah banyak perubahan untuk mengatasi sampah. Tapi, namanya sampah tak habis-habisnya. Bahkan ia minta aturan yang dibuat pemerintah melarang membuang sampah di laut di perlakukan tegas lagi, supaya warga tak lagi membuang sampah langsung ke laut.

”Pak Lis dan Pak Syahrul memimpin kurang lebih lima tahun sudah banya perubahan di pelantar, kita minta program penanggulangan sampah ini ditingkatkan lagi ke masa mendatang,” katanya Minggu (7/1).

Baca Juga :  Jalan Protokol di Bincen Rusak Parah

Menurutnya, sampah yang banyak menumpuk di daerah Pelantar ini merupakan kiriman disaat musim utara ini. Sudah sering dibersihkan oleh petugas kebersihan, sampah selalu saja menumpuk.

”Bagusnya ada program untuk mengatasi permasalahan sampah agar sampah-sampah kiriman ini tidak masuk kebawah rumah,” sebutnya.

Sementara itu, Artur seorang penambang bot di kawasan pelantar menuturkan, bagusnya adanya tong sampah disetiap lorong sehingga tidak ada lagi masyrakat yang membuang sampah ke laut.

”Kita juga tidak tahu ini sampah kiriman dari mana apakah dari warga sekitar ataupun bukan,” tuturnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here