Warga Penyengat Minta TPA dan WC

0
594
Kepala Bappeda Tanjungpinang , Surjadi sedang memberikan pemaparan terkait progres pembangunan yang sudah dilakukan, disaksikan Sekda Tanjungpinang Riono dan pejabat setempat dan masyarakat.f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Masyarakat di Kelurahan Penyengat meminta pemerintah kota maupun provinsi membangunkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di kiampung mereka. menurut warga sudah ada lahan kosong yang berada di Kampung Bulang, Pulau Penyengat.

Hal ini disampaikan masyarakat dalam acara Musrenbang Kelurahan Penyengat yang dilaksanakaan di Balai Kelurahan, Senin (8/1) kemarin. Lurah Penyengat, Rio menuturkan, pengajuannya sudah dilakukan sejak tahun lalu, namun tekendala di lahan. Kini pun masih mengurus surat hibah lahan dari provinsi.

”Perencanaan tempatnya sudah ada, tapi masih menunggu surat hibahnya. Mudahan selesai di tahun ini, agar bisa dibangun di 2019 mendatang,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Baca Juga :  Pemohon BLT UMKM Membeludak

Selain itu, warga juga menilai perlu dibangun water close (WC) yang bagus. Ini untuk menunjang kenyamanan para pengunjung. ”Kita ketahui Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata budaya, jadi wajar jika disediakan fasilitas WC yang bagus,” tuturnya.

Selama ini, pengujung banyak menggunakan WC di Masjid Raya Sultan Riau atau di rumah-rumah penduduk. ”Dua program ini yang kami anggap prioritas, semoga bisa segera terealisasi,” tuturnya.

Hadir dalam Musrenbang Sekda Tanjungpinang, Riono, Kepala Bappeda Tanjungpinang, Surjadi dan pejabat lainnya. Surjadi menuturkan, jika memungkinkan permintaan warga tersebut dapat direalisasikan di 2019. ”Jika di 2018 ini tidak mungkin, APBD sudah di sahkan. Begitu juga di APBD Perubahan 2018 tidak bisa karena pekerjaan fisik membutuhkan waktu,” paparnya.

Baca Juga :  PT Angkasa Pura II Gelar Monitoring Lebaran

Ia menambahkan Musrenbang tingkat kelurahan masih berlangsung sampai Sabtu (13/1). Satu hari melaksanakan pembahasan di tiga kelurahan. Setelah itu dilanjutkan Musrenbang tingkat kecamatan dan tingkat kota.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here