Warga Ramai-ramai Cari Kerja ke Malaysia

0
537
CALON penumpang yang hendak Malaysia memadati loket feri di pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Senin (10/12) kemarin. f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – Jelang akhir tahun 2018, tidak sedikit warga Karimun yang berangkat ke Malaysia.

Puluhan bahkan ratusan usia produktif berangkat ke Malaysia, dari Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

”Mencari kerja di Karimun sekarang ini sudah susah, dan kondisinya saat ini perusahaan mengurangi pekerja. Mau lamar kerja pun susah. Malah ada perusahaan yang tidak melunasi pembayaran gaji pekerjanya,” kata Usen yang ditemui Tanjungpinang Pos di Pelabuhan Internasional ketika membeli tiket feri tujuan Johor, Malaysia, Senin (10/12).

Sebenarnya, lanjut Usen, jika lapangan kerja di Karimun ada lebih baik bekerja disini dan jika dihitung hitung pendapatannya sama dan dekat dengan keluarga.

Baca Juga :  Hafal 30 Juz, Puluhan Santri Diwisuda

”Namun untuk membiayai rumah tangga, dan menyekolahkan anak anak. Terpaksa harus mencari peruntungan di Negeri orang,” kata Usen.

Usen menjelaskan, kemudahan di Malaysia yakni pihak pemberi kerja dapat memberi pinjaman untuk kebutuhan hidup keluarga yang ditinggal.

”Kemudian, akan dihitung setelah selesai bekerja sekali 26 hari pulang dan masuk lagi. Itu jika bernasib bagus,” tambah dia.

Lain halnya, Yatno. Ia mengaku harus menelan kecewa karena gajinya tidak dibayar yang membawa ia bekerja.

Terpaksa harus bekerja di tempat lain, sebagai buruh bangunan agar dapat kembali ke Karimun.

Baca Juga :  Jumlah Kunjungan Wisman Turun 6 Persen

”Umumnya, yang bekerja di Malaysia sebagai buruh bangunan, kebun, dan gajinya perminggu. Pemberi kerja memberikan jaminan, bahwa yang masuk tidak akan melakukan hal terlarang. Hanya saja, kepala rombongan kerja terkadang nakal. Tidak memberikan upah kerja,” kata Yatno.

Di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Ado yang kerap membantu pekerja mendapatkan tiket ke Malaysia mengaku setiap harinya ada puluhan pria bahkan ratusan hendak masuk Malaysia dan kebanyakan berasal dari Pulau, dan Karimun. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here