Warga Ranai Sulit Dapatkan Telur Ayam

0
513
ANTRE: Para ibu rumah tangga saat mengantre membeli telur di tempat agen. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – Sejak satu minggu terakhir warga Ranai sulit mendapatkan telur ayam. Setelah telur datang, pedagang hanya menjual hanya dalam hitungan hari telur sudah habis diborong.

Ketiadaan telor dikarenakan cuaca buruk, yang melanda kabupaten Natuna sampai seminggu kedepan. Sehingga, banyak kapal tidak bisa berlayar dan mengangkut kebutuhan bahan baku seperti telor.

”Sekitar seribu ikat telor yang tiba di Ranai habis diborong warga, yang sudah menunggu sejak siang hari tadi,” kata Ahen, agen telur yang ada di kota Ranai, Rabu (20/12).

Ahen mengatakan, keterlambatan masuknya telur ke Natuna lantaran cuaca buruk sejak sepekan terakhir ini. Sehingga, kapal yang membawa bahan baku telur dan lainnya menjadi tertunda.

”Sebetulnya ketersediaan telur mencukupi, namun karena cuaca ekstrim dan larangan izin berlayar membuat mengalami keterlambatan,” ungkap Ahen.

Irna warga Ranai menuturkan, sudah hampir sepekan disetiap warung mengalami kekosongan telur. Ia menambahkan, sejak hari minggu hingga sekarang ketersediaan telur masih mencukupi seminggu ke depan. Namun, karena cuaca ektrim kembali melanda Kabupaten Natuna pengiriman telur terputus.

”Sebelumnya, mencari telur di sangat susah kali. Sekarang sudah banyak warung yang jual telur. Namun, kita tidak tahu sampai kapan keberadaan telor ini akan bertahan disaat cuaca buruk melanda Natuna. Belum lama datang, dalam sehari telur habis terjual,”paparnya.

Sekarang ini, harga telur masih Rp 46 ribu per papan dengan isi 30 butir. Sebelumnya, harga telur masih Rp 43 ribu per papan. Jika ketersediaan menipis, harga bisa mengalami kenaikan sampai Rp 60 ribu per papan.

”Kita tidak terlalu permasalahkan harga telur yang mengalami kenaikan. Terpenting, ketersediaannya mencukupi. Ini sudah harga mahal, mana telurnya sulit didapat pula,” tandasnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here