Warga Rawan Kena Malaria saat Perubahan Cuaca

0
552
TINJAU PASIEN: Bupati Anambas Abdul Haris ketika meninjau pasien penderita malaria di Puskesmas Tarempa. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Akibat perubahan cuaca yang tidak menentu di Kabupaten Anambas dalam sebulan terakhir, kasus penyakit malaria mulai terjadi di Anambas. Salah seorang warga Desa Arung Hijau, Kecamatan Siantan Selatan divonis oleh dokter mengidap penyakit malaria. Penderita malaria diprediksi akan mengalami peningkatan, apabila pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) tidak cepat bertindak untuk melakukan pencegahan.

”Padahal kita setiap bulan melakukan kegiatan pencegahan, terhadap perkembang biakan nyamuk malaria itu. Seperti melakukan voging atau memberikan obat Abate kepada masyarakat secara gratis,” Herianto, Kepada Dinas Kesehatan Anambas kepada Tanjungpinang Pos ketika dihubungi, Rabu (5/7) kemarin. Sebelumnya, Dinkes telah rutin menggelar sosialisasi terhadap pencegahan penyakit malaria. Menurutnya, selain meningkatkan sosialisasi pihaknya juga telah melakukan Indoor Residual Spray (IRS) atau penyemprotan racun nyamuk di dalam rumah.

IRS dilakukan, untuk membunuh nyamuk penyebab malaria dengan harapan ke depannya perkembangan penderita malaria dapat dihambat. Namun, dengan kejadian adanya temuan penderita malaria maka pihaknya akan intens menyampaikan kepada masyarakat agar dapat terus menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

“Saya imbau, kepada seluruh masyarakat agar dapat lebih waspada dan harus terus menerus meningkatkan kesadarannya untuk menjaga kesehatan lingkungan,” tegasnya. Minimal, masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan sehat untuk menekan perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria di lingkungan tempat tinggal. Tambahnya, kini pasien yang terserang penyakit malaria itu sedang dirawat intensif di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) kota Tarempa Kecamatan Siantan. Ia berharap, masih bisa dilakukan pengobatan dan dapat sembuh.

”Ya, pasien itu ada di puskesmas dan masih terus dilakukan perawatan intensif dan kami upayakan dia sembuh,” ucapnya. Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengaku mendengar warga terserang malaria. Ia pun segera memerintahkan, Dinkes untuk mengantisipasi serta mencari solusi dan segera dilakukan pencegahan secepat mungkin.

”Kita prihatin, sebab penderita malaria itu sedang hamil tua dan saya kuatir janin didalam kandungan akan terjangkit. Saya sudah perintahkan kepada Dinkes dapat menangani secepat mungkin,” ungkap Haris. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here